Tampilkan postingan dengan label Jadwal Kajian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jadwal Kajian. Tampilkan semua postingan

Selasa, 27 Februari 2018

GP Ansor Mulai Pra Kongres di Makassar

Makassar, SMA Negeri 1 Slawi. Menjelang pelaksanaan kongres ke-XV Gerakan Pemuda Ansor, acara pendahuluan berupa kegiatan pra kongres dilaksanakan di beberapa daerah yang dibagi per region. Kali ini yang menjadi pelaksanaan adalah regional III yang meliputi seluruh Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, dan Papua. Acara dilaksanakan di Makasar pada Sabtu-Ahad (31/10—1/11/2015).?

Kongres ke XV GP Ansor akan dilaksanakan di Pesantren Sunan Pandanaran, Jl Kaliurang Km 12,5 Sardonoharjo, Sleman, Yogyakarta, 25-27 November 2015.

GP Ansor Mulai Pra Kongres di Makassar (Sumber Gambar : Nu Online)
GP Ansor Mulai Pra Kongres di Makassar (Sumber Gambar : Nu Online)

GP Ansor Mulai Pra Kongres di Makassar

Fathul Maskur, wasekjen PP GP Ansor mengatakan pra kongres adalah bagian dari persiapan atau semacam warming up, agar kongres ? yang merupakan forum permusyawaratan dan pemegang kekuasaan tertinggi dalam organisasi itu berjalan sukses.

SMA Negeri 1 Slawi

Pra kongres ini akan dibuka oleh Ketua Umum PP GP Ansor, H. Nusron Wahid.

Fathur menjelaskan pra kongres ini mempunyai arti sangat penting, yakni sebagai forum sosialisasi persiapan teknis kegiatan kongres XV, penyampaian materi dan pembahasan materi kongres, pembahasan sejumlah program, kendala dan solusinya, hingga soal teknis seperti registrasi peserta.

SMA Negeri 1 Slawi

Sosialisasi persiapan teknis kegiatan Kongres XV akan disampaikan oleh panitia pelaksana, adapun penyampaian materi kongres akan dibawakan oleh panitia pengarah.?

"Di sini, para peserta diberikan kesempatan untuk membahas bersama-sama," tambahnya.

Pra kongres juga akan membahas implementasi dan evaluasi program Akreditas Pimpinan Cabang (PC) dan Pimpinan Wilayah (PW), yang akan dipandu secara khusus oleh Tim Akreditas Pimpinan Pusat GP Ansor.

Tak kalah penting, panitia juga akan membuka registrasi peserta Kongres XV. "Nah, ini tentu bagi PC dan PW yang sudah lolos akreditasi organisasi," kata Fatkhul Maskur.

Setelah pra kongres di regional III, PP GP Ansor selanjutnya akan menggelar pra kongres lanjutan untuk wilayah di regional II, dan regional I.

Kongres diselenggarakan untuk (1) menilai pertanggungjawaban Pimpinan Pusat, (2) menetapkan program umum organisasi, (3) menetapkan Peraturan Dasar/Peraturan Rumah Tangga, (4) merumuskan ? kebijaksanaan ? organisasi berkaitan dengan kehidupan, kebangsaan, kemasyarakatan dan keagamaan, dan (5) memilih Pimpinan Pusat. (Anwar Muhammad/Mukafi Niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

SMA Negeri 1 Slawi Jadwal Kajian SMA Negeri 1 Slawi

Jumat, 16 Februari 2018

Santri Kota Reog Pastikan Tempat Semifinal di Liga Santri Nusantara

Bandung, SMA Negeri 1 Slawi

Alhusaeni yang berasal dari Kabupaten Bandung sebenarnya lebih akrab dengan Stadion Siliwangi tempat laga digelar. Tapi kenyataannya tetabuhan dan nyanyian suporter tim asal Kota Reog Ponorogo, Darul Huda, yang memenuhi seisi stadion hampir sepanjang pertandingan.

Santri Kota Reog Pastikan Tempat Semifinal di Liga Santri Nusantara (Sumber Gambar : Nu Online)
Santri Kota Reog Pastikan Tempat Semifinal di Liga Santri Nusantara (Sumber Gambar : Nu Online)

Santri Kota Reog Pastikan Tempat Semifinal di Liga Santri Nusantara

Namun di lapangan kesebelasan Alhusaeni memulai pertandingan lebih tenang. Beberapa kali serangan kedua sayap mereka memaksa lawan melakukan pelanggaran. Di saat kehilangan bola, disiplin penempatan posisi tim berseragam hijau putih ini pun memudahkan mereka melakukan pressing kepada lawan.

Babak pertama baru mulai beberapa menit, tim tuan rumah membuka peluang bagus lewat sontekan Al-Ikhsan yang menerima operan tendangan bebas Divie dari sisi kiri pertahanan Darul Huda. Tapi kiper Darul Huda Humaidi bergerak dengan cepat menepis bola yang mengarah sisi kanan gawangnya.

SMA Negeri 1 Slawi

Alhusaeni kembali mendapatkan peluang pada menit 17 ketika Al-Ikhsan berhasil mencuri bola lawan dan melakukan solo run di sayap kiri. Tapi Ardi yang kurang tenang saat menyambut crossing Al-Ikhsan hanya melihat tendangan pelannya diamankan kiper lawan.

SMA Negeri 1 Slawi

Darul Huda yang banyak mendapat tekanan hanya sesekali membalas secara sporadis, mengandalkan kecepatan dan kemampuan membaca ruang dari Wiranto yang kerap melebar ke sisi kiri.

Jelang akhir babak pertama sekelompok pendukung Alhusaeni memasuki stadion dan mulai berkompetisi adu keriuhan dengan pendukung tim lawan, membuat suasana tambah meriah. Mereka menyaksikan gol Alhusaeni dianulir wasit lantaran offside. Babak pertama yang cukup sengit berakhir tanpa gol.

Persaingan adu riuh kedua kelompok pendukung mendahului dimulainya babak kedua. Ketika bola mulai bergulir, tim Darul Huda langsung menunjukkan determinasi yang lebih baik ketimbang di babak pertama.

Wiranto sempat membuat kerepotan lini belakang Alhusaeni ketika melakukan akselerasi di derah berbahaya. Tapi pemain belakang lawan berhasil mengisolasi, membuatnya sulit mengoper kepada rekan.

Alhusaeni ganti memberikan sinyal bahaya buat Darul Huda ketika sebuah umpan terobosan membuat Al-ikhsan menembus pertahanan Darul Huda. Tapi tendangan kaki kirinya tak akurat mengarah gawang. Pemain bernomor 88 tersebut kembali menunjukkan kemampuan ketika melakukan kombinasi operan 1-2 dengan Bayu. Tapi kiper Humaidi sigap merebut bola.

Wiranto yang sejak babak kedua lebih melebar ke sisi kanan, menunjukkan kelasnya untuk mengubah skor pertandingan menjadi 1-0 dan menyulut keriuhan di tribun pendukungnya. Gol bermula dari akselerasi pemain nomor 7 ini yang dengan gesit mengejar umpan terobosan di kotak penalti lawan. Dengan satu sentuhan ia mengirim bola melewati jangkauan kiper Alhusaeni.

Gol di laga yang ketat seperti membakar semangat para pemain Darul Huda untuk mengambil alih dominasi laga. Wiranto kembali mendapatkan peluang berbahaya ketika berhasil melewati dua pemain lawan. Tapi tendangannya melenceng di sisi kanan gawang.

Memasuki paruh akhir babak kedua, Darul Huda menurunkan garis pertahanan untuk mengamankan keunggulan. Sesekali mereka melakukan serangan balik mengandalkan Wiranto.

Meski mengembalikan dominasi, Alhusaeni kesulitan memproduksi peluang berkualitas dan gagal membalas gol lawan sampai laga usai.

Meski kecewa dan timnya tidak memenuhi target, pelatih Alhusaeni Arif Herawan mengaku kehebatan tim lawan. Ia mengatakan para pemainnya sudah berusaha maksimal dan lebih banyak mendominasi laga. Tapi kenyataannya lawan bisa mencuri gol.

Sementara pelatih Darul Huda Agus Susanto mengatakan bahwa di laga ini para pemainnya memang lebih banyak diinstruksikan mengandalkan serangan balik. Hal ini menimbang faktor kelelahan akibat jadwal yang padat, serta kondisi lapangan yang kurang ideal.

Di laga 16 Besar lain yang bertempat di Lapangan Progresif, tim Kebumen Alkahfi mengalahkan Manbaul Hikmah asal Kendal, dengan skor 1-0. (Ahmad Makki/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

SMA Negeri 1 Slawi Pemurnian Aqidah, Jadwal Kajian SMA Negeri 1 Slawi

Rabu, 14 Februari 2018

Polres Pekalongan Siap Amankan Forum Muktamar Ke-12 Jatman

Pekalongan, SMA Negeri 1 Slawi - Polres Pekalongan beserta jajarannya siap membantu panitia mengamankan jalannya kegiatan besar berupa Muktamar XII Jamiyyah Ahlit Thariqah Al-Mutabarah An-Nahdliyyah (JATMAN) yang akan berlangsung di Pekalongan pada 23-27 Desember 2017 mendatang.

Kesiapan jajaran Polres Pekalongan mengamankan kegiatan muktamar disampaikan langsung oleh Kapolres Pekalongan AKBP Wawan Kurniawan di hadapan Panitia Muktamar XII Jatman yang beraudiensi dengan jajaran Polres Pekalongan di Mapolres Kajen, Kamis (30/11).

Polres Pekalongan Siap Amankan Forum Muktamar Ke-12 Jatman (Sumber Gambar : Nu Online)
Polres Pekalongan Siap Amankan Forum Muktamar Ke-12 Jatman (Sumber Gambar : Nu Online)

Polres Pekalongan Siap Amankan Forum Muktamar Ke-12 Jatman

Kegiatan pengamanan tidak saja pada area pembukaan yang rencananya akan dilangsungkan di kompleks Rumah Dinas Jabatan Bupati di Kajen saja, tetapi di tempat-tempat pemondokan dan sidang-sidang komisi di wilayah kerjanya.

"Ini kegiatan besar sejak saat saya menjabat sebagai Kapolres Pekalongan, apalagi kegiatan pembukaannya akan dihadiri oleh Presiden sehingga saya beserta jajaran akan melaksanakan pengamanan secara maksimal," ujar Kapolres yang didampingi Kabag Ops Polres Pekalongan Kompol Mohammad Udjir dan Kasat Lantas AKP Bobby A Rachman.

SMA Negeri 1 Slawi

Kegiatan audiensi yang dilakukan Panitia Muktamar XII dengan jajaran kepolisian untuk menjalin kerja sama khususnya di bidang pengamanan di samping dengan Polres Pekalongan, pihaknya juga melakukan dengan Polres Pekalongan Kota. Hal ini dimaksudkan agar kegiatan besar yang dilaksanakan di dua wilayah, yakni di Kota dan Kabupaten Pekalongan dapat berjalan dengan aman dan lancar.

SMA Negeri 1 Slawi

"Kami berharap pihak Polres di dua wilayah dapat membantu keamanan dan kenyamanan peserta yang datang dari berbagai daerah yang ribuan jumlahnya dan pemondokannnya tersebar di delapan kecamatan," ujar Sekretaris Jenderal Jatman KH Masroni kepada Kapolres.

Ada sekitar 10 ribu muktamirin yang akan mengikuti kegiatan Muktamar yang ke-12. Mereka terdiri atas tamu undangan dari dalam negeri dan luar negeri. Melihat animo peserta yang cukup besar, maka perlu dibantu keamanan yang memadai baik di lokasi acara juga di pemondokan-pemondokan peserta.

Kapolres Pekalongan berpesan kepada panitia, setiap perkembangan persiapan dan pelaksanaan kegiatan Muktamar XII agar selalu dikomunikasikan dengan jajaran polres. Hal ini dimaksudkan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan bersama, terutama pada saat kehadiran RI 1 di pembukaan Muktamar XII.

Ikut mendampingi Sekjend Jatman yakni jajaran pengurus harian Idaroh Aliyah (pengurus pusat), Pengurus Mahasiswa Ahlith Thariqah Al Mutabarah An Nahdliyyah (MATAN), dan Humas Panitia Muktamar M Ngisom Chollil. (Red Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

SMA Negeri 1 Slawi Lomba, Ahlussunnah, Jadwal Kajian SMA Negeri 1 Slawi

Kamis, 08 Februari 2018

Bupati Inhu: Adakah yang Lebih Berjasa Selain NU dan Ulama?

Indragiri Hulu, SMA Negeri 1 Slawi?



Bupati Indragiri Hulu (Inhu) H. Yopi Arianto mengatakan organisasi Nahdlatul Ulama dan para ulama sangat berjasa pada negeri ini. Ia melontarkan hal itu pada pada pembukaan Liga Santri Nusantara Region V Riau-Kepri di Indragiri Hulu. ?

“Kalau kita ngaku sebagai orang Indonesia dan cinta NKRI, saya ingin tanya kepada hadirin sekalian, apakah ada yang lebih berjasa dibandingkan dengan Nahdlatul Ulama dan ulama?" tanyanya di tengah 10 ribuan massa yang memadati Stadion Nara Singa Rengat 27 Agustus lalu.

Bupati Inhu: Adakah yang Lebih Berjasa Selain NU dan Ulama? (Sumber Gambar : Nu Online)
Bupati Inhu: Adakah yang Lebih Berjasa Selain NU dan Ulama? (Sumber Gambar : Nu Online)

Bupati Inhu: Adakah yang Lebih Berjasa Selain NU dan Ulama?

Labih laniut Yopi menandaskan "Dari sejarah, kita belajar bahwa negeri ini merdeka dari darah dan airmata ulama, bukan pemberian gratis dari penjajah seperti negara sebelah," selorohnya yang disambut gelak tawa hadirin.?

Yopi melanjutkan, tidak akan ada peristiwa 10 November 1945 yang kemudian kita kenal sebagai Hari Pahlawan yang kita peringati setiap tahun bila KH Hasyim Asyari tidak pernah mengeluarkan Resolusi Jihad pada 22 Oktober 1945. "Catat itu!" tegasnya.

Yopi selanjutnya mengungkapkan keprihatinannya terhadap prestasi olahraga Indonesia di kancah regional dan internasional. "Kalau dahulu para ulama berjuang merebut kemerdekaan, tugas kita hari ini sebagai kaum santri adalah mengisinya. Salah satunya melalui prestasi olahraga. Bahwa olahraga adalah bagian dari marwah Bangsa yang harus diperjuangkan. Termasuk didalamnya sepakbola. LSN adalah jawaban dari pesantren untuk prestasi sepakbola di masa mendatang."

SMA Negeri 1 Slawi

Seperti diketahui, perhelatan Liga Santri Nusantara Region V Provinsi Riau dipusatkan di Kabupaten Indragiri Hulu mengingat beberapa faktor, diantaranya adalah dukungan stakeholder daerah dan kesiapan infrastruktur olahraga dan fasilitas pendukung lainnya. Di Riau, LSN diikuti oleh 16 pesantren/kesebelasan dan di Kepulauan Riau juga diikuti oleh 16 kesebelasan. Riau dan Kepri tergabung dalam region yang sama, yakni Region Sumatra V.? (Ali/Abdullah Alawi)



SMA Negeri 1 Slawi



Dari Nu Online: nu.or.id

SMA Negeri 1 Slawi Jadwal Kajian SMA Negeri 1 Slawi

Bondan Gunawan Dorong PMII Kembali ke NU

Jakarta, SMA Negeri 1 Slawi. Aktivis senior yang juga mantan Menteri Sekretaris Negara era Presiden KH Abdurrahman Wahid, Bondan Gunawan memberikan motivasi kepada Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) untuk menyatu kembali dalam satu organisasi Nahdlatul Ulama.

Hal itu ia sampaikan saat menyampaikan orasi di hadapan para kader PMII dalam acara peringatan hari pahlawan yang digelar Pengurus Cabang PMII Jakarta Pusat di Tugu Proklamasi, Jakarta, Rabu (12/11) malam. Ia mendorong PMII Jakpus mendukung hasil Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar NU 2014.

Bondan Gunawan Dorong PMII Kembali ke NU (Sumber Gambar : Nu Online)
Bondan Gunawan Dorong PMII Kembali ke NU (Sumber Gambar : Nu Online)

Bondan Gunawan Dorong PMII Kembali ke NU

”Sudah saatnya PMII sebagai organisasi kemahasiswaan kembali kepangkuan NU, karena apapun keputusan yang dihasilkan oleh tokoh-tokoh NU merupakan suatu bentuk perhatian orang tua terhadap anaknya. Sebab tidak bisa dipungkiri PMII lahir dari rahim NU,” tandasnya.

SMA Negeri 1 Slawi

Turut hadir pada acara tersebut Ketua Umum PMII DKI Jakarta, PMII Jakarta Timur, PMII Jakarta Utara, dan PMII Jakarta Selatan, serta beberapa perwakilan dari Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Jakarta Pusat yang secara bergantian menyampaikan orasi kebangsaan.

Peringatan hari pahlawan berlangsung khidmat, diawali dengan musikalisasi puisi, dan doa bersama. dan orasi kebangsaan.? Selain Bondan Gunawan, hadir pula menyampaikan orasi anggota Majelis Pembina Nasional PB PMII, Amsar A. Dulmanan.

SMA Negeri 1 Slawi

Dalam kesempatan itu, Amsar mengajak seluruh kader PMII untuk memaknai kembali peringatan hari pahlawan ini. Bukan sekadar mengingat dan mengenang, tetapi menjiwai setiap perjuangan yang telah memakan ribuan jiwa yang rela mengorbankan tumpah darah mereka demi bangsa Indonesia.

”Hidup harus belajar dari masa lalu, dengannya kita akan memahami masa kini untuk membaca masa depan. Menghargai para pahlawan berarti menggali pondasi-pondasi nation building. Jadi, hiduplah untuk masa depan, dengan memahami masa kini, dan menghargai masa lalu,” tegasnya.

Ketua Pimpinan Cabang PMII Jakarta Pusat Daud Gerung mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk membangkitkan semangat pergerakan kader-kader PMII dalam merefleksikan dan mengenang perjuangan para pahlawan yang telah gugur membela dan mempertahankan tanah air.

“Kader PMII sudah seharusnya mampu untuk mengaktualisasikan semangat juang para pahlawan nasional, terutama kiai NU dan laskar santri sehingga apa yang telah dilakukan oleh para pendahulu dengan mudah direalisasikan demi menegakkan keadilan dan kesejahteraan bagi seluruh bangsa Indonesia,” kata Daud. (Rico K. Sanjaya/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

SMA Negeri 1 Slawi Jadwal Kajian, Aswaja, Tokoh SMA Negeri 1 Slawi

Jumat, 26 Januari 2018

Lolos Seleksi, Dosen Unusida Jadi Pemakalah Internasional

Sidoarjo, SMA Negeri 1 Slawi. Belum lama ini, Univesitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (Unusida) membuka bursa calon dosen. Hal itu dalam rangka meningkatkan mutu dan kualitas mahasiswanya. Maka pihak Unusida harus menyiapkan dosen-dosen yang sesuai dengan tuntutan dan kriteria. Bukan hanya mampu memaparkan hasil tesisnya, akan tetapi berkomitmen terhadap kemajuan Unusida terutama kepada NU.

Tak ayal, banyak lulusan perguruan tinggi yang ikut meramaikan bursa pencalonan dosen tersebut, dan didominasi oleh lulusan perguruan tinggi negeri. Dalam melakukan penyeleksian, pihak kampus melakukannya dengan ketat, tujuannya supaya dosen yang baru itu mampu meningkatkan mutu dan kualitas bagi mahasiswa maupun dosen yang ada di Unusida.

Lolos Seleksi, Dosen Unusida Jadi Pemakalah Internasional (Sumber Gambar : Nu Online)
Lolos Seleksi, Dosen Unusida Jadi Pemakalah Internasional (Sumber Gambar : Nu Online)

Lolos Seleksi, Dosen Unusida Jadi Pemakalah Internasional

Setelah dilakukan penyeleksian, akhirnya pihak Unusida mengumumkan dan menyerahkan Surat Keputusan Rektor kepada 18 orang dosen baru dari semua jurusan. Salah satu orang yang diterima menjadi dosen Unusida, Muchammad Tamyiz (26), alumni S2 Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Dia mengaku sangat kaget dan bersyukur karena diterima sebagai dosen Unusida. "Alhamdulillah, saya bersyukur bisa diterima di Unusida. Sebelumnya saya tidak menyangka jika diterima di sini, karena waktu saya mendaftar itu paling terakhir sendiri," ucap Tamyiz, Sabtu (7/11).

SMA Negeri 1 Slawi

Pengumuman dan penyerahan Surat Keputusan Rektor kepada 18 dosen baru dari semua jurusan itu dikemas dalam acara sosialisasi program Cloud System kepada semua jajaran kelembagaan tanpa terkecuali pada 19 Agustus 2015 lalu. Pogram Cloud System sendiri, telah diluncurkan di kantor PBNU oleh PB LPTNU setahun yang lalu. Cloud System merupakan jaringan yang rencananya dapat menyatukan seluruh Universitas NU dibawa naungan PB LPTNU.

SMA Negeri 1 Slawi

Program Cloud System mempunyai konten yang bisa diakses secara online, cepat, dan jaringannya luas. Bukan hanya mahasiswa dan dosen saja yang bisa memanfaatkan program itu, melainkan masyarakat umum dapat mengamati perkembangan kampus NU di berbagai daerah di Indonesia.

Paparkan Penyaringan Air Menggunakan Pasir

Setelah diterima dan ditetapkan menjadi dosen Unusida, perwakilan dosen Unusida yang diwakili Muchammad Tamyiz dan Laili Noer Hamidah dosen teknik lingkungan mengikuti seleksi seminar internasional. Sebanyak 171 makalah yang dipresentasikan dari beberapa universitas terkemuka dari beberapa negara di antaranya Indonesia, Malaysia, Australia, Jepang, dan Iraq mengikuti seleksi seminar internasional yang berlangsung di Universitas Airlangga Surabaya pada 16-17 Oktober 2015 lalu. Unusida yang diwakili Muchammad Tamyiz dan Laili Noer Hamidah dosen teknik lingkungan akhirnya lolos seleksi.

Tamyiz menuturkan, setelah diumumkan bahwa makalah yang dibuatnya itu lolos sebagai pemateri, tak sedikit pertanyaan yang bermunculan dari audiens mengenai bakteri yang ia singgung di makalah. Banyak pertanyaan yang muncul sehingga yang lain pun ingin memperbincangkan lebih lanjut. Bahkan dia bisa berbagi dengan banyak peneliti dari berbagai perguruan tinggi.

Tamyiz mengaku, dengan adanya konferensi tersebut dapat memberikan pengalaman bagi dirinya serta memberikan dampak tersendiri bagi Unusida. Meskipun kampus milik NU ini terbilang baru, namun tidak menyurutkan semangat berprestasi dan bersaing dengan kampus-kampus lain.

"Alhamdulillah, makalah saya lolos seleksi seminar internasional. Padahal sebelumnya saya tidak menyangka jika makalah yang saya buat ini bisa lolos dan akhirnya saya menjadi pemakalah di acara tersebut," kata Muchammad Tamyiz.

Unusida yang diwakili Muchammad Tamyiz dengan mempresentasikan makalah tentang penyaringan air menggunakan pasir (water treatment using slow sand filter) itu lolos seleksi dan berkesempatan menjadi pemakalah di Fifth International Conference and Workshop on Basic and Applied Sciences.

Tamyiz menyatakan, slow sand filter sebenarnya bukan hal baru dan sudah banyak yang menggunakan, tetapi yang kita presentasikan di konfrensi tersebut yakni tentang bakteri yang muncul pada penyaring pasir jika digunakan selama beberapa waktu. “Yang kita presentasikan kemarin bukan slow sand filternya tetapi bakteri apa saja yang muncul di penyaring tersebut jika digunakan selama beberapa waktu," ujar Tamyiz.

Rektor Unusida Fatkhul Anam memberikan apresiasi kepada mereka yang telah meraih prestasinya. Meski Unusida terbilang kampus baru, namun tidak menjadi penghalang bagi dosen dan mahasiswanya untuk berprestasi.

"Saya bangga dan bersyukur karena ada dosen yang makalahnya lolos di seminar internasional di Unair Surabaya. Hal ini termasuk luar biasa karena Unusida satu-satunya perwakilan dari perguruan tinggi swasta yang lolos makalahnya. Bagi dosen yang belum berprestasi semoga segera menyusul di masing-masing kopetensi," kata Fatkhul Anam.

Dikabarkan sebelumnya bahwa Muchammad Tamyiz juga akan mendapatkan beasiswa S3 di luar negeri yakni di Al Imam Muhammad Ibn Saud Islamic University, menanggapi hal itu dirinya hanya bisa berdoa dan berharap agar beasiswa itu dapat terwujud. "Mudah-mudahan beasiswa itu bisa terealisasi dan bisa cepat berangkat untuk pengembangan Unusida ke depannya," harap Tamyiz. (Moh Kholidun/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

SMA Negeri 1 Slawi Jadwal Kajian SMA Negeri 1 Slawi

Kamis, 25 Januari 2018

Gelar Karya Bakti, TNI Libatkan Banser

Banyumas, SMA Negeri 1 Slawi. Mengawali program Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD), Koramil 24/Kedungbanteng, Banyumas, Jawa Tengah menggelar karya bakti sepanjang tahun dengan melibatkan 25 anggota Barisan Ansor Sebaguna (Banser) Satkoryon Kedungbanteng, Banyumas dan 150 warga.

Gelar Karya Bakti, TNI Libatkan Banser (Sumber Gambar : Nu Online)
Gelar Karya Bakti, TNI Libatkan Banser (Sumber Gambar : Nu Online)

Gelar Karya Bakti, TNI Libatkan Banser

Karya bakti ini dilaksanakan Ahad (8/2) di beberapa desa di Kecamatan Kedaungbanteng, yakni Dusun Karangpelem, Desa Baseh, Dusun Puja, Desa Dawuhan Wetan dan Kulon, serta Dusun Glempang.

Program karya bakti TNI dan Banser ini, difokuskan pada pelebaran jalan dusun. Di Dusun Karangpelem misalnya, mereka memperlebar akses dari jalan setapak menjadi jalan desa selebar 4 meter. Kerja bakti ini juga diisi dengan bersih-bersih lingkungan yang seluruhnya dilakukan secara swadaya.

SMA Negeri 1 Slawi

"Tujuannya memberikan kenyamanan masyarakat dalam menggunakan akses jalan guna mendukung kemudahan sarana transportasi dan aktivitas perekonomian warga," kata Kapten Infanteri P Putut Widodo, Danramil Kedungbanteng.

Dia mengungkapkan, karya bakti ini sebagai langkah peduli dari TNI kepada masyarakat. "Dengan karya bakti, TNI ingin lebih dekat dengan masyarakat, bekerjasama, dan peduli mewujudkan masyarakat sejahtera," jelasnya.

SMA Negeri 1 Slawi

Komandan Banser Satkoryon Kedungbanteng, Nur Majid mengatakan, keterlibatan Banser dalam karya bakti ini diharapkan mampu menjadi sumbangsih dalam membangun stabilitas sosial masyarakat. Bantuan secara fisik, hanya sebagai sambung rasa yang semestinya dilakukan.?

"Meski tidak seluruh desa, upaya mendekatkan aparat dan masyarakat harus selalu dilakukan agar masyarakat semakin tenteram" terangnya. (Agus Riyanto/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

SMA Negeri 1 Slawi Quote, Jadwal Kajian SMA Negeri 1 Slawi

Selasa, 16 Januari 2018

Serap Aspirasi Nahdliyin Melalui Istighotsah

Probolinggo, SMA Negeri 1 Slawi. Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Tongas Kabupaten Probolinggo tiap sebulan sekali menggelar kegiatan istighotsah di tiap-tiap ranting secara bergantian.



Serap Aspirasi Nahdliyin Melalui Istighotsah (Sumber Gambar : Nu Online)
Serap Aspirasi Nahdliyin Melalui Istighotsah (Sumber Gambar : Nu Online)

Serap Aspirasi Nahdliyin Melalui Istighotsah

Kegiatan tersebut digelar sebagai sarana untuk menyerap aspirasi warga Nahdliyin yang berada di tingkat ranting.

Hal tersebut ditegaskan oleh Ketua Tanfidziyah MWCNU Kecamatan Tongas Abdul Hamid kepada SMA Negeri 1 Slawi, Selasa (29/1). Menurutnya, kegiatan istighotsah ini bertujuan untuk mengamalkan ajaran tradisi NU Ahlussunnah wal Jamaah dan mendoakan masyarakat.

SMA Negeri 1 Slawi

“Biasanya setelah melakukan istighotsah, kami melakukan diskusi dengan seluruh pengurus ranting untuk menyerap aspirasi warga Nahdliyin di masing-masing ranting. Kesulitan-kesulitan yang disampaikan warga Nahdliyin selanjutnya kami bicarakan bersama untuk dicarikan solusi dan jalan keluarnya,” ujarnya.

SMA Negeri 1 Slawi

Menurut Hamid, istighotsah diselenggarakan sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT yang telah memberikan banyak karunia dengan harapan bisa terus diberikan keselamatan, kesehatan dan kelancaran rizki yang halal.

“Istighotsah ini merupakan salah satu tradisi NU. Oleh karena itu saya berpesan kepada segenap masyarakat agar tidak meninggalkan tradisi-tradisi yang ada serta tetap berpedoman pada hal-hal yang telah dirumuskan oleh para ulama-ulama NU,” jelasnya.

Kesempatan berkumpul bersama tersebut juga digunakan oleh pengurus MWCNU Kecamatan Tongas untuk mensosialisasikan program Kartu Tanda Anggota Nahdltul Ulama (Kartanu) kepada segenap warga Nahdliyin termasuk manfaat dari keberadaan Kartanu tersebut.

“Kami berharap agar warga Nahdliyin yang ada di Kecamatan Tongas pada khususnya dan seluruh warga Nahdliyin pada umumnya untuk terus memasyarakatkan tradisi-tradisi NU. Sehingga nantinya bisa diteruskan oleh generasi-generasi muda NU yang akan datang sebagai pemegang estafet kepemimpinan di organisasi NU,” harapnya.

Redaktur ? ? : Mukafi Niam

Kontributor : Syamsul Akbar

Dari Nu Online: nu.or.id

SMA Negeri 1 Slawi Jadwal Kajian SMA Negeri 1 Slawi

Minggu, 14 Januari 2018

Keluarga Maslahah

Keluarga Maslahah adalah konsep untuk menyebut keluarga yang bahagia, sejahtera, dan taat kepada ajaran agama di lingkungan NU. Secara khusus, konsep keluarga maslahah ini dikembangkan oleh LKK-NU.

Maslahah berasal dari akar kata sha-lu-ha yang secara harfiah berarti baik, manfaat, dan penting. Maslahah adalah kepentingan pribadi (perorangan), keluarga, dan masyarakat, karena maslahah adalah terpeliharanya kebutuhan primer manusia, baik agama, jiwa, harta benda, keturunan, serta akal atau kehormatan. Oleh karena itu, maslahah merupakan cita-cita setiap orang atau kelompok, khususnya kaum muslimin.

Keluarga Maslahah (Sumber Gambar : Nu Online)
Keluarga Maslahah (Sumber Gambar : Nu Online)

Keluarga Maslahah

Teori al-Maslahah telah dikemukakan oleh para pemikir hukum Islam, seperti asy-Syatibi dan al-Ghazali. Menurut al-Ghazali, maslahah adalah ungkapan yang pada intinya guna meraih kemanfaatan atau menolak kesulitan. Yang dimaksud adalah memelihara agama, jiwa, akal, keturunan, dan harta. Sedangkan al-Khawarizmi mendefinisikan maslahah dengan ”memelihara tujuan hukum Islam dengan menolak bencana atau kerusakan yang merugikan makhluk.”

SMA Negeri 1 Slawi

Dari pengertian di atas dapat ditarik pemahaman bahwa maslahah adalah sarana untuk menetapkan hal-hal yang berkaitan dengan kepentingan manusia yang bersendi pada prinsip menarik manfaat dan menolak mafsadat (kerusakan). 

Dilihat dari kandungannya, maslahah dibagi dua, yakni: maslahat umum (al-maslahat al-’am), yakni maslahat untuk kepentingan orang banyak, dan maslahat khusus (al-maslhat al-khash), yakni maslahat untuk kepentingan pribadi.

SMA Negeri 1 Slawi

Keluarga maslahah adalah keluarga yang dapat memenuhi atau memelihara kebutuhan primer (pokok), baik lahir maupun batin. Terpenuhi atau terpeliharanya kebutuhan lahir dimaksudkan bahwa keluarga tersebut terbebas dari lilitan kemiskinan dan penyakit jasmani. Sedangkan terpenuhi atau terpeliharanya kebutuhan batin dimaksudkan bahwa keluarga tersebut terbebas dari kemiskinan akidah (iman), rasa takut, stres, dan penyakit-penyakit batin lainnya.

Dalam buku Pedoman Pelaksanaan Program Keluarga Berencana dan Pendidikan Kependudukan yang diterbitkan LKKNU dan BKKBN disebutkan, terpeliharanya keseimbangan antara kebutuhan lahir dan batin adalah:

1. Terpeliharanya kesehatan ibu dan anak, seperti terjaminnya keselamatan jiwa dan raga ibu selama hamil, melahirkan, dan menyusui serta terjaminnya keselamatan anak sejak dalam kandungan.

2. Terpeliharanya keselamatan jiwa, kesehatan jasmani dan ruhani anak serta tersedianya pendidikan bagi anak.

3. Terjaminnya keselamatan agama orang tua yang dibebani kewajiban menyediakan kebutuhan hidup keluarga.

Adapun ciri dari kemaslahatan keluarga (mashalihul usrah) adalah keluarga yang memiliki unsur-unsur sebagai berikut:  

1. Suami-istri yang saleh, yakni yang dapat mendatangkan manfaat dan faedah untuk dirinya, anak-anaknya dan lingkungannya, sehingga darinya tecermin perilaku dan perbuatan yang dapat menjadi suri teladan (uswatun hasanah) bagi anak-anaknya maupun orang lain.

2. Anak-anaknya baik (abrar), dalam arti berkualitas, berakhlak mulia, sehat ruhani dan jasmani. Mereka produktif dan kreatif sehingga pada saatnya dapat hidup mandiri dan tidak menjadi beban orang lain atau masyarakat.

3. Pergaulannya baik. Maksudnya, pergaulan anggota keluarga itu terarah, mengenal lingkungan yang baik, dan bertetangga dengan baik tanpa mengorbankan prinsip dan pendirian hidupnya.

4. Berkecukupan rezeki (sandang, pangan, dan papan). Artinya, tidak harus kaya atau berlimpah harta, yang penting dapat membiayai hidup dan kehidupan keluarganya, dari kebutuhan sandang, pangan dan papan, biaya pendidikan, dan ibadahnya. (Sumber: Ensiklopedi NU)

Dari Nu Online: nu.or.id

SMA Negeri 1 Slawi Jadwal Kajian, Syariah, Ahlussunnah SMA Negeri 1 Slawi

Jumat, 29 Desember 2017

Membumikan Mahakarya Ulama Nusantara

Oleh Ahmad Zaki Muntafi



Produktivitas ulama nusantara sejatinya amat luar biasa. Apresiasi dari hal itu berupa penggunaan kitab-kitab karya ulama nusantara di berbagai perguruan tinggi di Timur Tengah. Artinya, karya tersebut tidak hanya dikenal di Indonesia saja, tetapi telah meluas ke pelosok negeri Muslim. Bukan itu saja, bahkan sosoknya juga amat dihormati dan disegani hingga sekarang. Misal saja, Syaikh Nawawi al-Bantani dengan seabrek kitab karyanya.

Membumikan Mahakarya Ulama Nusantara (Sumber Gambar : Nu Online)
Membumikan Mahakarya Ulama Nusantara (Sumber Gambar : Nu Online)

Membumikan Mahakarya Ulama Nusantara

Kajian tentang literatur (kitab) karya ulama nusantara memang tiada hentinya di masyarakat, khususnya kalangan pesantren dan akademisi. Namun, terdapat persoalan yang muncul kemudian, yakni ternyata masih banyak kitab karya ulama nusantara yang belum terjamah untuk dikaji dan dipelajari, termasuk yang masih berbentuk naskah-manuskrip. Artinya, ? karya ulama tersebut masih berbentuk tulisan tangan asli dan belum dicetak dengan alat modern. Tentu hal itu yang harus ditindak lanjuti secara berkelanjutan, mengingat pentingnya ajaran Islam ulama nusantara melalui karya-karyanya.

Ada sebuah buku yang menarik tentang kajian literatur karya ulama nusantara. Buku yang berjudul “Mahakarya Islam Nusantara: Kitab, Naskah, Manuskrip, dan Korespondensi Ulama Nusantara.” Buku yang ditulis secara apik oleh Ahmad Ginanjar Sya’ban (2017), serta baru di launching beberapa hari yang lalu. Lahirnya buku ini berawal dari aktivitas Sya’ban melakukan dokumentasi berbagai naskah-manuskrip (kitab) karya ulama nusantara yang ada di Timur Tengah, yakni Mesir dan Arab Saudi.

Sya’ban menyatakan bahwa dalam penelusurannya mencari kitab karya ulama nusantara di Timur Tengah tidaklah susah. Bahkan, menurutnya mudah menemukannya di perpustakaan yang ada. Selama melakukan pencarian dan pelacakan kitab karya ulama nusantara, Sya’ban menemukan amat banyak literatur kitab yang ditulis oleh ulama nusantara. Bisa dikatakan jumlahnya ratusan kitab, bahkan hingga ribuan.

Dalam buku tersebut Sya’ban hanya menggunakan 104 naskah-manuskrip (kitab) yang di¬¬jelaskannya. Sekitar 60-an kitab didapatkan selama pencarian dan pelacakan di Mesir, serta sisanya didapatkan di Arab Saudi, yakni di kota Mekah dan Madinah. Sya’ban memaparkan bahwa khazanah literatur karya ulama nusantara terangkai dengan apik dalam kitab-kitab yang ditelaahnya, mulai dari yang masih berbentuk naskah-manuskrip, serta kitab yang sudah dicetak pula. Bahkan, tidak hanya ditulis dengan bahasa Arab, tetapi ditulis pula dengan bahasa Jawa, Sunda, serta Melayu yang diaksarakan dengan bahasa Arab. Dalam hal ini, secara historisasi cukup menggambarkan pola penting keislaman yang ada di nusantara dalam kurun waktu beradab-abad silam.?

SMA Negeri 1 Slawi

Misal saja, dalam kitab yang berbahasa Sunda ditemukan perkembangan ajaran tarekat yang ada di Sunda. Bahkan, sebelumya Oman Fathurahman (2016) sebagai ahli filologi telah menuliskannya tentang perkembangan tarekat yang ada di Sunda, di mana temuannya menunjukkan bahwa Jawa Barat (Sunda) memiliki peran penting dalam perkembangan tasawuf dan tarekat, khususnya yang ada di Jawa. Fathurahman menyebutkan bahwa Karang, Pamijahan yang saat ini menjadi daerah Tasikmalaya telah menjadi rujukan lokasi yang penting, serta terdapat sosok penting Syaikh Abdul Muhyi sebagai tokoh penting dalam perkembangan tarekat sufi Shattariyah dibeberapa daerah di Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Yogyakarta. Hal itu dijelaskan Fathurahman dalam bukunya “Shattariyah Silsilah in Aceh, Java, and The Lao Area of Mindanao”.

Selanjutnya, esensi pembahasan yang ada didalam kitab karya ulama nusantara juga beragam, mulai dari fiqih, tafsir, tasawuf, hingga tarekat sebagaimana telah sederhana dipaparkan di atas. Hanya saja, cukup sedikit kitab karya ulama nusantara yang dikaji di Indonesia untuk saat ini. Jika dibandingkan dengan banyaknya jumlah karya ulama nusantara. Karya-karya yang dihasilkan ulama nusantara tidak hanya dari ulama Tanah Jawa, tetapi ulama luar Jawa pula, seperti di ? Aceh, Palembang, Padang, serta daerah lainnya pula.?

Sebenarnya, kajian literatur karya ulama nusantara amat penting dalam era kekinian, bahkan hingga masa yang akan datang. Hal itu karena posisi ulama amat penting. Selain itu, agar eksistensi ulama nusantara bukan dianggap sebagai fiktif belaka, apalagi mitos. Sebagaimana saat ini, terdapat beberapa kelompok yang tidak mengakui adanya Wali Songo sebagai ulama nusantara. Tentunya upaya tersebut sebagai langkah preventifnya. Selain itu, terdapat ribuan karya ulama nusantara yang menanti perlu untuk dikaji dan ditelaah.

Terlepas dari itu, ajaran dan gagasan ulama nusantara juga perlu dikembangan dan diimplementasikan di era yang begitu erat dengan polemik sosial-keagamaan saat ini. Seperti diketahui, ulama nusantara pun dikenal cukup moderat dalam memahami ajaran Islam. Namun, untuk mengetahui segala ajarannya hanya dapat dilakukan dengan mengkaji karya-karya ulama nusantara sebagai warisan keilmuan di Tanah Nusantara ini.?

SMA Negeri 1 Slawi





Penulis adalah Ketua Umum KBPA UIN Jakarta & Mudabbir Mabna Syaikh Nawawi Ma’had Al-Jami’ah UIN Jakarta

Dari Nu Online: nu.or.id

SMA Negeri 1 Slawi Hikmah, RMI NU, Jadwal Kajian SMA Negeri 1 Slawi

Sabtu, 23 Desember 2017

Idul Fitri dan Halahbihalal

Nabi Muhammad SAW pernah ditanya istri Nabi, Aisyah, mengenai doa apa yang mesti dibaca saat Lailatul Qadar, Nabi Menjawab, “Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni”. Doa ini dalam bahasa Indonesia kira-kira, “Ya Allah, ya Tuhanku; sungguh Engakau Maha Pengampun, suka mengampuni, maka ampunilah aku.”

Maha pengampun-Nya Allah dan kesukaan-Nya mengampuni tidak hanya tercermin dalam asma-asma-Nya seperti Al-Ghafuur, al-Ghaffaar, dan Al-‘Afwu, tetapi juga dapat diketahui melalui banyak firman-Nya di al Quran dan sabda Rasul-nya dalam hadis-hadis-Nya.

Idul Fitri dan Halahbihalal (Sumber Gambar : Nu Online)
Idul Fitri dan Halahbihalal (Sumber Gambar : Nu Online)

Idul Fitri dan Halahbihalal

Salah satu firman-Nya bahkan menyeru hamba-hamba-Nya yang berdosa agar tidak berputus harapan akan pengampunan-Nya dan menegaskan bahwa Dia mengampuni dosa-dosa, semuanya (Q39:53).

Bahkan sedemikian sukanya Allah mengampuni sehingga Rasul-Nya dalam bahasa sahih bersumber dari sahabat Abu Hurairah dan riwayat imam Muslim-bersumpah bahwa seandainya “kalian semua tidak ada yang berdoa, Allah SWT akan menghilangkan kalian dan menggantinya dengan kaum yang berdosa yang memohon ampun kepada Allah lalu Ia pun mengampuni mereka”.

SMA Negeri 1 Slawi

Maka, kita melihat “lembaga pengampunan” Allah yang dapat menghapuskan dosa, begitu banyak. Allah Yang Maha Pengasih dan Penyayang menjadikan banyak amalan sebagai penghapus dosa, mulai dari istighfar, shalat, puasa, hingga berbuat baik lainnya, semuanya dapat menghapus dosa. Ini sangat kontras dengan perangai “khalifah”nya di bumi yang namanya manusia ini.

Manusia-setidaknya kebanyakan mereka-dari satu sisi suka berbuat kesalahan, dan disisi lain gampang tersinggung dan sangat sulit memaafkan kesalahan.

SMA Negeri 1 Slawi

Bahkan, dalam banyak diantara mereka yang merasa “dekat” dengan Tuhan pun tidak tampak lebih pemaaf daripada yang lain. Malah sering kali justru lebih terlihat sempit dada dan tengik.

Yang aneh, terhadap Allah yang begitu baik dan Maha Pengampun, kita ini begitu hati-hati. Namun kepada sesama manusia yang tersinggung dan begitu sulit memaafkan, kita malah sering sembrono, padahal, dibandingkan dengan dosa yang langsung berhubungan dengan Allah, kesalahan terhadap sesama manusia jauh lebih sulit menghapusnya. Allah tidak akan mengampuni dosa orang yang mengetahui kesalahan kepada saudaranya sesama manusia sebelum saudaranya itu memaafkan.

Makna halalbihalal

Ada sebuah hadis sahih yang sungguh membuat mukmin yang sehat pikirannya akan merasa khawatir merenungkannya. Yaitu hadis sahih-dari sahabat Abu Hurairah yang diriwatkan oleh Bukhari dan Muslim-tentang betapa tragisnya orang yang saat datang di hari kiamat membawa seabrek (pahala) amal, seperti shalat puasa, dan zakat, sementara ketika hidup di dunia banyak berbuat kejahatan kepada sesama.?

Digambarkan, nanti orang yang pernah dicacinya, orang yang pernah difitnahnya, yang pernah dimakan hartanya, yang pernah dilukainya, dan pernah dipukulnya akan beramai-ramai menggerogoti (pahala) amalnya yang banyak itu.

Bahkan apabila (pahala) amalnya itu sudah habis dan masih ada orang yang pernah dizalimi dan belum terlunasi dosa orang ini pun akan ditimpukkan kepadanya sebelum akhirnya dia dilempar ke neraka. Orang yang malang ini disebut Rasulullah sebagai orang yang bangkrut yang sebenarnya.?

Lihatlah orang yang bangkrut itu disebutkan membawa seabrek (pahala) shalat, puasa, dan zakat. Berarti dari sisi ini, dia adalah orang yang taat beribadah. Namun, karena perangainya yang buruk terhadap sesama, justru hasil ibadahnya itu sirna.?

Maka, bagi kaum beriman, berhati-hati dalam pergaulan itu sangat penting. Kaum beriman tidak hanya mengandalkan amal ibadahnya tanpa menjaga akhlak pergaulannya dengan sesama. Apalagi, karena bangga terhadap amal ibadahnya, lalu merendahkan dan menyepelekan sesamanya. Na’idzubillah min dzaalik.

Masih ada satu hadis sahih lagi yang senada dengan hadis di atas yang menganjurkan kita segera meminta halal dari orang yang pernah kita zalimi (falyatahallalhu minhu), apakah itu berkenan dengan kehormatannya atau yang lain.

Saya pikir, bertolak dari sinilah bermula istilah halal bihalal (menulisnya tidak dipisah-pisah). Anjuran Nabi untuk meminta halal dari saudara kita yang penah kita zalimi tentunya berlaku juga bagi saudara kita.

Seperti kita ketahui, kata kita ini assembling dari bahasa Arab. Asalnya halaal-bi-halaal (dalam kamus Arab sendiri, tidak ditemukan entri halaal-bi-halaal ini). Jadi, ini murni rakitan bangsa Indonesia. Semua mempunya makna harfiah halal dengan halal, kemudian menjadi saling menghalalkan.?

Begitulah tradisi silaturahmi (Arabnya silaturrahim) di hari raya Idul Fitri pun diisi dengan acara halalbihalal. Saling menghalalkan alias saling memaafkan. Halalbihalal-lah terutama mendorong orang bersemangat melakukan silaturrahim di hari raya Idul Fitri. Sampai-sampai kemudian melahirkan tradisi lain yang kita sebut mudik.

Kalau tujuannya saling memaafkan, mengapa halalbihalal ini (hanya) dilakukan di hari raya Idul Fitri atau di bulan Syawal, tidak setiap saat.

Boleh jadi ini ada kaitannya dengan “watak” bangsa kita yang sulit mengaku salah dan sulit memaafkan. Jadi, diperlukan timing yang tepat untuk saling meminta dan memberi maaf. Lalu kapan itu? Nah, tidak ada saat yang lebih tepat melebihi saat setelah puasa Ramadhan.

Mengapa? Karena sesuai janji Rasulullah SAW, barangsiapa yang berpuasa di bulan Ramadhan semata-mata karena iman dan mencari pahala Allah, diampuni dosa-dosanya yang sudah-sudah.

Tentunya ini dosa-dosa yang berkaitan dengan Allah langsung. Orang yang tidak mempunyai dosa kepada Allah karena dosa-dosanya sudah diampuni, dadanya menjadi lapang. Mungkin ini bisa menjelaskan mengapa setelah usai puasa Ramadhan, orang-orang Islam menjadi terbuka, ringan menerima maaf, dan mudah memaafkan.?

Maka, dosa-dosa berat yang diakibatkan kesembronoan dalam pergaulan hidup dengan sesama hamba Allah diharapkan dengan mudah dilebur. Nah, kesempatan bersilaturrahim di hari raya Idul Fitri ini sangat sampai kita lewatkan untuk berhalalbihalal, saling menghalalkan dan saling memaafkan. Sehingga di Lebaran ini, leburkan semua dosa-dosa kita semoga.

Selamat Iful Fitri 1435 Hijriah. Mohon maaf lahir batin. (artikel ini telah dimuat di harian Kompas, Sabtu, 26 Juli 2014)

Dari Nu Online: nu.or.id

SMA Negeri 1 Slawi Sunnah, Jadwal Kajian SMA Negeri 1 Slawi

Jumat, 15 Desember 2017

Bolehkah Shalat Sunnah Sambil Duduk?

Sarana untuk mendapatkan pahala di dalam Islam sangatlah banyak. Allah SWT tidak hanya memerintahkan ibadah wajib, tetapi juga menganjurkan untuk memperbanyak ibadah sunnah. Hampir setiap ibadah terdapat kewajiban dan kesunnahan. Dalam shalat misalnya, ada shalat wajib dan ada pula shalat sunnah. Demikian pula puasa, ada yang wajib dan ada yang sunnah. Bahkan, pada shalat dan puasa wajib pun nanti juga ada kesunnahan di dalamnya.

Bolehkah Shalat Sunnah Sambil Duduk? (Sumber Gambar : Nu Online)
Bolehkah Shalat Sunnah Sambil Duduk? (Sumber Gambar : Nu Online)

Bolehkah Shalat Sunnah Sambil Duduk?

Aturan pelaksanaan ibadah sunnah biasanya tidak seberat ibadah wajib. Dalam kaidah fikih disebutkan, al-nafl awsa’ min al-fardh (sunnah lebih luas cakupannya dibandingkan fardhu). Maksudnya, ibadah sunnah lebih fleksibel dibanding ibadah wajib. Terdapat beberapa hal yang mesti ada dan tidak boleh tinggalkan saat ibadah wajib, namun boleh diabaikan ketika mengerjakan ibadah sunnah.

Misalnya, keharusan berdiri saat shalat. Berdiri bagi orang mampu termasuk bagian dari rukun shalat dan tidak sah shalat bila tidak berdiri bagi yang mampu. Akan tetapi, dalam shalat sunnah tidak diharuskan berdiri. Meskipun mampu berdiri, mengerjakannya sambil duduk tetap diperbolehkan.

SMA Negeri 1 Slawi

Zaynuddin al-Malibari dalam Fathul Mu’in mengatakan:

SMA Negeri 1 Slawi



? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?.

“Shalat sunnah sambil duduk dan berbaring dibolehkan walaupun mampu berdiri dan duduk. Akan tetapi, bagi orang yang berbaring diharuskan duduk ketika ruku’ dan sujud. Adapun shalat sunnah dalam kondisi tidur terlentang dihukumi tidak sah bila masih sanggup berbaring”

Berdasarkan penjelasan penulis Fathul Mu’in di atas, shalat sunnah dibolehkan sambil duduk dan berbaring, meskipun mampu berdiri dan duduk. Dengan demikian, kewajiban berdiri tidak berlaku pada shalat sunnah dan hanya berlaku untuk shalat wajib. Akan tetapi, shalat sunnah tidak boleh dilakukan sambil tidur telentang bila masih sanggup berdiri dan duduk.

Namun perlu diingat, terkadang nilai dari sebuah amalan diukur berdasarkan tingkat kesulitan yang dihadapi saat mengerjakan amalan tersebut. Semakin sulit dan susah, semakin besar ganjaran yang diperoleh. Shalat dalam keadaan berdiri tentu lebih berat dan sulit dibanding shalat sambil duduk. Wallahu a’lam (Hengki Ferdiansyah)



Dari Nu Online: nu.or.id

SMA Negeri 1 Slawi Bahtsul Masail, Jadwal Kajian SMA Negeri 1 Slawi

Minggu, 03 Desember 2017

Pameran Bisnis Pengusaha NU Dihelat di Jakarta

Jakarta, SMA Negeri 1 Slawi. Himpunan Pengusaha Nahdliyin (HPN) menyelenggarakan eksebisi bisnis pengusaha NU dalam program “Saudagar Fest 2013” di Mall of Indonesia Kelapa Gading Jakarta, 9-22 September 2013.

Pameran Bisnis Pengusaha NU Dihelat di Jakarta (Sumber Gambar : Nu Online)
Pameran Bisnis Pengusaha NU Dihelat di Jakarta (Sumber Gambar : Nu Online)

Pameran Bisnis Pengusaha NU Dihelat di Jakarta

Gelaran pameran ini berkenaan dengan upaya HPN dalam menyongsong peringatan satu abad Nahdlatut Tujjar, sebuah gerakan ekonomi awal abad ke-20 sebagai embrio berdirinya NU.

Panita telah menyiapkan 100 stan yang akan menampilkan ratusan produk dan jasa yang menjadi bidang bisnis perusahaan dan UKM Nahdliyin dari seluruh Indonesia.? Selain pameran dalam perhelatan dua minggu tersebut akan diadakan acara “Temu Saudagar NU dan Bursa Peluang Usaha’, yang membicarakan strategi pemberdayaan ekonomi Nahdliyin dan penawaran peluang-peluang usaha untuk para pengusaha Nahdliyin di seluruh Indonesia.?

SMA Negeri 1 Slawi

Menurut Ketua Umum HPN Ir Abdul Kholik, peluang usaha yang akan ditawarkan dalam ajang Saudagar Fest antara lain wirausaha ticketing (kerjasama HPN-Tiket.com grup usaha SCTV) dan usaha micro finance (kerjasama Koperasi HPN-Syirkah Muawanah dengan Skd-Raptor, sebuah perusahaan Venture Capital asal Singapura.?

HPN juga menawarkan Usaha Produksi Beras Organik (kerjasama HPN-PT SAE) dan ? peluang usaha menjadi pemasok supermarket Carefour (kerjasama HPN-PT Trans Retail Indonesia).

SMA Negeri 1 Slawi

"Semua peluang usaha tersebut akan dipaparkan secara mendalam oleh masing-masing partner usaha HPN," tegas Abdul Kholik.

Sebagai badan asosiasi pengusaha yang non-struktural di NU, HPN bertekad menjadi wadah bagi para pengusaha NU yang ingin mengembangkan usaha dan pasar dengan menggunakan spirit Nahdlatut Tujjar yang dibentuk pada 1918.?

"Atas dasar itu, HPN ingin mengejar ketertinggalan akses dan keterampilan bisnis para saudagar NU yang pernah diidam-idamkan Kyai Wahab Hasbullah saat menggagas Nahdlatut Tujjar," lanjut Abdul Kholik yang juga pemilik dan Direktur Utama Azet Surya, perusahaan manufaktur energi solar cell.

Karena itu, di sela Saudagar Fest 2013, HPN mengundang 200 pengusaha NU dan juga perwakilan LPNU dari 11 PWNU di Indonesia, dalam silaturahim Saudagar NU pada 14-15 September 2013.

"Dalam silaturahim tersebut, para pengusaha akan kami tawari untuk mengembangkan usaha bisnis di lima sektor tadi, di samping mengembangkan jaringan HPN di 11 provinsi sebagai tahapan awal," tandasnya.?

Sebagaimana diketahui, HPN didirikan dan diluncurkan oleh PBNU di Jakarta Convention Center, Jakarta, dalam acara “NU Expo 2011” sebagai rangkaian peringatan hari lahir NU.?

Siaran pers HPN menyebutkan, ke depan HPN merupakan asosiasi pengusaha independen berbasis pebisnis Nahdliyin dan akan menginduk pada Kamar Dagang dan Industri (Kadin) sabagai wadah pebisnis di Indonesia. (Mahbib Khoiron)

Dari Nu Online: nu.or.id

SMA Negeri 1 Slawi Jadwal Kajian, Pemurnian Aqidah SMA Negeri 1 Slawi

Rabu, 13 September 2017

Lobang Kecil pada Sarung

Kewajiban menutup aurat dalam shalat bagi laki-laki adalah dari pusar sampai kelutut, sedangkan untuk perempuan adalah semua anggota badan kecuali wajah dan telapak tangan. Bagi laki-laki kebiasaan yang berlaku adalah memakai sarung, celana atau penutup yang lain, dengan ketentuan bisa menutupi aurat. Apabila syarat menutup aurat tidak terpenuhi shalatnya tidak sah. Maka pakaian yang dipakai seseorang misalnya sarung atau celana harus bisa menutupi aurat dalam shalat.

Ada hal yang mengakibatkan shalatnya seseorang tidak sah karena terdapat lubang kecil pada sarung atau celana, sebenarnya tidak ada ukuran pasti seberapa besar lubang pada pakaian yang bisa mengakibatkan tidak terpenuhinya salah satu syarat sahnya shalat yaitu menutup aurat. Hanya saja terdapat keterangan bahwa jika melalui lubang tersebut tampak terlihat kulit dari anggota badan maka shalatnya tidak sah. Sebagaimana keterangan dalam kitab Al-Majmu’ karya Imam Nawawi,

? ? ? ? ? ? ? ?

Diwajibkan menutup aurat sehingga kulit anggota badan tidak tampak terlihat

Lobang Kecil pada Sarung (Sumber Gambar : Nu Online)
Lobang Kecil pada Sarung (Sumber Gambar : Nu Online)

Lobang Kecil pada Sarung

Dalam hal ini tidak terdapat ukuran seberapa besar lubang tersebut, akan tetapi tergantung dengan terlihatnya kulit, maka jika lubang tersebut kecil dan tidak terlihat kulit seseorang maka dianggap sah.

? ? ? ? ? ? ? ?

Wajib menutup aurat dengan standar bisa menghalangi pandangan orang yang melihat pada warna kulit

SMA Negeri 1 Slawi

Jika ada seseorang yang melihat lubang kecil pada sarung orang lain dan tampak terlihat warna kulit orang tersebut maka itulah ukuran yang bisa membatalkan shalat, dengan ketentuan pandangan orang normal, bukan dengan standar pandangan orang yang sedang sakit atau penyebab yang lain. (Pen. Fuad H/Red Ulil H)

Dari Nu Online: nu.or.id

SMA Negeri 1 Slawi

SMA Negeri 1 Slawi Jadwal Kajian SMA Negeri 1 Slawi

Selasa, 29 Agustus 2017

Tanpa Uang Sepeser Pun, Pasutri NU Ini Akan Keliling Dunia

Jakarta, SMA Negeri 1 Slawi?

Pasangan suami istri (pasutri) Hakam Mabruri (34) dan Rofingatul Islamiah (34) bertekad akan berkeliling dunia dengan sepeda yang didesain ditunggangi berdua. Ia berangkat dari Malang pada Sabtu 17 Desember 2016. Sampai di Jakarta pada Selasa (10/1).?

Tanpa Uang Sepeser Pun, Pasutri NU Ini Akan Keliling Dunia (Sumber Gambar : Nu Online)
Tanpa Uang Sepeser Pun, Pasutri NU Ini Akan Keliling Dunia (Sumber Gambar : Nu Online)

Tanpa Uang Sepeser Pun, Pasutri NU Ini Akan Keliling Dunia

Pasutri tersebut mengambil jalan bagian utara pulau Jawa. Di tiap kota, Hakam yang aktif di Gerakan Pemuda Ansor Malang, kerap bermalam di kantor GP ansor bersama istrinya. Tidak hanya itu, ia juga menemui tokoh agama di kota yang ia singgahi.?

Keduanya selalu melakukan perjalanan di siang hari. kemudian istirahat sore atau menjelang malam. kemudian berangkat esoak harinya.?

Menurut Hakam, ketika keduanya berangkat, di sakunya tak ada uang sepeser pun. Ia kemudian mendapat sumbangan dari Bupati Malang, ketika ia dilepas secara resmi oleh Bupati, GP Ansor dan beragam komunitas dari Stadion Kanjuruan .

Ditanya disumbang berapa oleh Bupati, Hakam tidak mau menyebutkan nomialnya. Namun, yang jelas, ketika dia berangkat, tak mengantongi uang sepeser pun.?

SMA Negeri 1 Slawi

Namun di perjalanan, dukungan dari berbagai pihak didapatkan dua pasangan tersebut, termasuk dana. Salah seorang menteri misalnya, yang secara kebetulan bertemu di kantor Pimpinan Pusat GP Ansor, Jakarta, Selasa malam (10/1), juga turut menyumbang dana.

SMA Negeri 1 Slawi

Sampai saat ini, ia menyebtukan, dukungan dana dari berbagai pihak telah terkumpul dana sebesar 17 juta dan 600 Dollar.?

Mengenai perjalanannya, setelah sampai di Aceh, dia akan kembali ke Medan. Kemudian menyebrang ke Singapura. Lalu melanjutkan perjalanan darat ke Malaysia, Thailanda. Keduanya akan melewati jalur Asia Selatan seperti India, Neval. Terus ke barat, ke barat. Sementara ia akan mencoba sampai di Kairo, Mesir. (Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

SMA Negeri 1 Slawi Jadwal Kajian, Fragmen, Makam SMA Negeri 1 Slawi

Sabtu, 26 Agustus 2017

Khofifah: Pesantren Pilar Kekuatan Bangsa

Probolinggo, SMA Negeri 1 Slawi. Menteri Sosial (Mensos) RI Hj Khofifah Indar Parawansa mengungkapkan bahwa saat ini sudah banyak yang ingin mengubah negara dengan falsafah selain Pancasila. Tetapi berbagai upaya itu tidak mampu dilakukan karena kekuatan besar para santri pondok pesantren. Selama ini pondok pesantren menjadi salah satu pilar kekuatan bangsa Indonesia.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Umum Pengurus Pusat Muslimat NU ini dalam Hari Lahir (Harlah) ke-21 Pondok Pesantren Syekh Abdul Qadir Al-Jailani Desa Rangkang Kecamatan Kraksaan Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Rabu (24/5) malam.

Khofifah: Pesantren Pilar Kekuatan Bangsa (Sumber Gambar : Nu Online)
Khofifah: Pesantren Pilar Kekuatan Bangsa (Sumber Gambar : Nu Online)

Khofifah: Pesantren Pilar Kekuatan Bangsa

“Santri pesantren inil merupakan pilar-pilar yang membangun semangat juang para ulama saat melawan penjajah. Meskipun demikian, ulama tidak mengajukan gelar pahlawan. Semua ini dikarenakan oleh keikhlasan ulama dalam berjuang,” katanya.

Menurut Khofifah, seorang ulama harus bisa menuliskan sejarah perjuangan yang dilakukan sehingga para santrinya mempunyai teladan. “Tolong dijaga dengan peningkatan kualitas SDM kita sebagai santri pesantren,” jelasnya.

SMA Negeri 1 Slawi

Khofifah menegaskan bahwa Pekerjaan Rumah (PR) umat saat ini harus dijawab dengan spesifikasi keilmuan dengan memberikan beberapa referensi. Sudah banyak jenderal maupun pejabat tinggi negara yang berasal dari santri NU.?

“Artinya di jaman masa kini, santri sudah harus bisa masuk ke setiap birokrasi papan atas sebagai bukti atas keberhasilan pondok pesantren. Kalau kemandirian ini belum, berarti kita belum memiliki strategi dan sistemik untuk masuk ke jenjang ini,” terangnya.

Lebih lanjut Khofifah menegaskan santri pesantren harus ada yang masuk teknis sipil dan industri. Hal ini penting, karena sudah terbukti berkat peran santri pesantren negara maju.?

“Pesantren harus kokoh, majelis taklim rutin istighotsah dan manaqib harus tetap jalan. Semua ini untuk memotivasi para santri agar bisa menjadi pemimpin yang berkualitas,” tegasnya.

SMA Negeri 1 Slawi

Oleh karenanya Khofifah meminta agar tidak salah dalam mendidik anaknya. Karena saat ini banyak anak muda yang sudah terjerumus kepada perbuatan kriminal. “Tugas guru dan ustadzah supaya mengerti jamaah dan santrinya apa yang boleh dilakukan dan apa yang tidak boleh dilakukan. Karena tugas ulama, bagaimana mendidik santri sehingga negara aman,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut Khofifah mengharapkan kepada yang dilebihkan rizkinya agar bagaimana dapat memberi kontribusi penguatan pengembangan ekonomi syariah di setiap pondok pesantren yang bisa dioptimalkan dan dikembangkan agar tercipta ekonomi kreatif bagi santri pesantren.

Harlah ke-21 Pondok Pesantren Syekh Abdul Qadir Al Jailani ini dihadiri oleh A’wan PWNU Provinsi Jawa Timur H Hasan Aminuddin, Pengasuh Pondok Pesantren Syekh Abdul Qadir Al Jailani KH Abdul Hafidz Aminuddin, dan sejumlah pengasuh pondok pesantren yang ada di Kabupaten Probolinggo. (Syamsul Akbar/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

SMA Negeri 1 Slawi Jadwal Kajian, Syariah, Berita SMA Negeri 1 Slawi

Minggu, 18 Juni 2017

Otoritas Agama UEA Larang Perjalanan ke Mars

Jakarta, SMA Negeri 1 Slawi. Badan Urusan Islam dan Zakat Uni Emirat Arab mengeluarkan fatwa yang melarang umat Islam melakukan perjalanan ke Mars karena berisiko nyawa.

Menurut para ulama, perjalanan ke Mars dianggap sama dengan bunuh diri karena tidak diketahui bagaimana manusia bisa bertahan hidup di planet itu. Demikian dilansir oleh BBC Indonesia.

Otoritas Agama UEA Larang Perjalanan ke Mars (Sumber Gambar : Nu Online)
Otoritas Agama UEA Larang Perjalanan ke Mars (Sumber Gambar : Nu Online)

Otoritas Agama UEA Larang Perjalanan ke Mars

"Ada kemungkinan individu yang melakukan perjalanan ke Mars mungkin tidak bisa hidup di sana dan lebih mudah mati," tulis pernyataan badan tersebut yang dikutip Khaleej Times.

SMA Negeri 1 Slawi

Fatwa tersebut dikeluarkan setelah munculnya laporan bahwa sejumlah umat Islam dari kawasan Teluk sudah mendaftar sebagai sukarelawan untuk perjalanan ke Mars pada tahun 2024, seperti yang diiklankan sebuah lembaga swasta.

SMA Negeri 1 Slawi

Komite yang dipimpin Professor Dr Farooq Hamada itu juga menambahkan bahwa melindungi kehidupan dari semua kemungkinan bahaya disebut tegas oleh Al-Qur’an.

"Jangan membunuh dirimu sendiri atau orang lain. Allah bermurah hati untukmu."

Mars One merencanakan untuk membangun pemukiman untuk manusia di Mars dan menggelar konferensi pers di New York tentang misinya.

Mars One

Mars One meluncurkan program pemilihan astronot ke Mars, April 2013 di New York.

Di situsnya disebutkan empat awak akan terbang setiap dua tahun mulai tahun 2024 dengan misi tanpa awak pertama direncanakan tahun 2018.

Para calon yang melakukan perjalanan harus berusia 18 hingga 40 tahun serta berada dalam kondisi fisik yang baik.

Mereka cukup membayar US$38 untuk perjalanan itu dan ribuan orang -termasuk sekitar 500 warga Saudi- dilaporkan sudah mendaftar untuk misi yang diperkirakan memerlukan dana US$ 6 miliar. (mukafi niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

SMA Negeri 1 Slawi Jadwal Kajian SMA Negeri 1 Slawi

Senin, 22 Mei 2017

Hati-hati Fitnah untuk Cerai-beraikan NU

Jepara, SMA Negeri 1 Slawi

Pengasuh Pesantren Darul Falah Jekulo Kudus KH Ahmad Badawi Basyir mengingatkan kepada Nahdliyyin untuk mawas diri terhadap aliran model-model baru saat ini. Menurutnya banyak cara yang dilakukan mereka untuk menggembosi paham Aswaja ala NU.

Salah satu yang ia utarakan membenturkan para kiai dengan sejumlah fitnah dan saling dibenturkan. Jika sudah bercerai-berai, lanjut putra KH Ahmad Basyir itu, Nahdliyyin akan mudah sekali digerogoti.

Hati-hati Fitnah untuk Cerai-beraikan NU (Sumber Gambar : Nu Online)
Hati-hati Fitnah untuk Cerai-beraikan NU (Sumber Gambar : Nu Online)

Hati-hati Fitnah untuk Cerai-beraikan NU

Pernyataan itu Kiai Badawi sampaikan dalam Majelis Zikir dan Shalawat Rijalul Ansor PAC GP Ansor Mayong yang dilaksanakan di Pendopo kecamatan Mayong, Jumat (23/12).

SMA Negeri 1 Slawi

Karena itu umat dan kiai harus tetap bersatu agar akidah aswaja tidak mudah goyah oleh paham yang tidak genah (tidak jelas, red). “Ini juga menjadi tugasnya Ansor dan Banser untuk membentengi ideologi kita Nahdlatul Ulama,” jelasnya.

SMA Negeri 1 Slawi

Ketua MWCNU Mayong, K. Mughis memotivasi Ansor dan Banser sebagai generasi penerus NU untuk intens mengasah diri dan terus berjuang menegakkan Aswaja ala NU.

Kesempatan itu pihaknya mengingatkan, kecamatan Mayong saat ini menjadi pusat industri. Tentu, kata dia imbasnya pelan tapi pasti bakal dirasakan terutama pergaulan bebas di lingkungan kos.

“Kita butuh kerja sama aparat dan Ansor Banser untuk Kamtibmas dan penertiban bersama dengan pendekatan persuasif,” imbaunya. ?

Rini Padmini, Camat Mayong menambahkan kemandirian Ansor perlu dibangun apalagi sebut Rini usia anggota Ansor adalah masa produktif. “Ayo ciptakan lapangan pekerjaan agar kita tidak menjadi budak di negeri sendiri,” imbuhnya dengan memberi semangat.

Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka peringatan Maulid Nabi Muhammad dan pelantikan bersama GP Ansor, Fatayat dan IPNU-IPPNU se-kecamatan Mayong.

Menurut Ahmad Kholas Syihab, Ketua PAC GP Ansor Mayong kesempatan itu ada 11 ranting Ansor, 2 Fatayat dan 8 IPNU-IPPNU yang dilantik.

“Kami berharap acara seperti ini bisa sering-sering dilaksanakan agar kecamatan Mayong benar-benar kondusif seinergi antara ulama dan umara,” harapnya. (Syaiful Mustaqim/Abdullah Alawi)

?

Dari Nu Online: nu.or.id

SMA Negeri 1 Slawi Jadwal Kajian, Habib, Cerita SMA Negeri 1 Slawi

Sabtu, 07 Januari 2017

35 Tahun Sudah GP Ansor Ada di Sawit

Boyolali, SMA Negeri 1 Slawi. Ribuan warga menjadi saksi pada saat pelantikan pengurus Gerakan Pemuda Ansor Pimpinan Anak Cabang (PAC) Sawit di Lapangan Gombang Kecamatan Sawit Boyolali Jawa Tengah, Ahad (24/8) malam.

Dengan mantap para pengurus yang dilantik mengucap kesediannya untuk setia kepada Ansor dan bangsa Indonesia ini.

35 Tahun Sudah GP Ansor Ada di Sawit (Sumber Gambar : Nu Online)
35 Tahun Sudah GP Ansor Ada di Sawit (Sumber Gambar : Nu Online)

35 Tahun Sudah GP Ansor Ada di Sawit

Ketua PAC Ansor Sawit Munshorif, dalam sambutannya mengatakan, keberadaan Ansor di Sawit sudah ada sejak 35 tahun yang lalu. “Namun, sayangnya pada saat itu, data yang ada belum terdokumentasi dengan baik. Baru pada tahun 1985, dapat diketahui kepengurusannya,” papar Munshorif.

SMA Negeri 1 Slawi

Sejak tahun 1985, dimulai dari kepengurusan M Jalali yang berlangsung selama dua periode. Kemudian, berlanjut pada sahabat Bukhori serta dr. Subroto yang kini diamanahi sebagai Ketua Tanfidziyah Majelis Wakil Cabang (MWC) Nahdlatul Ulama Sawit. “Terakhir, dipegang oleh sahabat Mukri, yang berakhir 2014 ini,” ujar Munshorif.

Sementara itu, ketua PC GP Ansor Boyolali Choirudin Ahmad yang hadir pada malam itu, memberikan semangat kepada para kader. “Semoga Ansor Sawit dan Boyolali akan lebih maju. Sesungguhnya kemajuan sebuah bangsa itu terletak di tangan para pemudanya,” tegas Choirudin.

SMA Negeri 1 Slawi

Di akhir acara, para jamaah mendengarkan tausiyah dari Habib Noval bin Muhammad Alaidrus, yang menerangkan tentang pentingnya untuk memperkokoh kebhinekaan bangsa. (Ajie Najmuddin/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

SMA Negeri 1 Slawi Pahlawan, Jadwal Kajian, Amalan SMA Negeri 1 Slawi

Selasa, 06 Desember 2016

Anang Hermansyah Jadi Duta Pengusaha Santri

Surabaya, SMA Negeri 1 Slawi. Artis dan penyanyi Anang Hermansyah didaulat sebagai pembina dan duta Himpinan Pengusaha Santri atau Hipsi. Anang mengaku berasal dari keluarga santri.

Anang Hermansyah Jadi Duta Pengusaha Santri (Sumber Gambar : Nu Online)
Anang Hermansyah Jadi Duta Pengusaha Santri (Sumber Gambar : Nu Online)

Anang Hermansyah Jadi Duta Pengusaha Santri

"Saya dari keluarga santri dan saya juga menjadi santri sampai sekarang kalau pulang ke Jember. Hipsi adalah organisasi yang menjadi mimpi saya, karena itu saya masuk," katanya saat berbicara dalam seminar dan deklarasi Hipsi, di kantor PWNU Jawa Timur, Surabaya, Selasa (13/11). .

Anang menilai, Hipsi merupakan wahana beraktivitas yang baginya sangat erat kaitannya dengan panggilan jiwa. "Saya berterima kasih ditawari menjadi bagian dari Hipsi yang sudah lama menjadi mimpi saya," ujarnya.?

SMA Negeri 1 Slawi

Pria kelahiran Jember ini berharap, ke depan santri harus merapatkan barisan. "Tapi, bukan berarti saya berhenti dari industri musik? lho! Karena saya masih berjuang, meski industri musik sekarang masih mengalami deraan yang berat," tegas suami dan pasangan duet Ashanty ini.

SMA Negeri 1 Slawi

Redaktur ? ? : A. Khoirul Anam

Kontributor: Abdul Hadi JM

Dari Nu Online: nu.or.id

SMA Negeri 1 Slawi Cerita, Jadwal Kajian SMA Negeri 1 Slawi

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs SMA Negeri 1 Slawi sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik SMA Negeri 1 Slawi. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan SMA Negeri 1 Slawi dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock