Tampilkan postingan dengan label Internasional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Internasional. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 24 Februari 2018

PWNU DKI Jakarta Perkuat Wawasan Aswaja An-Nahdliyah di Jakarta Selatan

Jakarta, SMA Negeri 1 Slawi - Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DKI Jakarta dan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jakarta Selatan menggelar halaqah Aswaja An-Nahdliyyah di aula Darul Marfu‘, Radio Dalam, Jakarta Selatan, Ahad (17/9) pagi. Halaqah di PCNU Jaksel ini merupakan agenda keliling terakhir penguatan Aswaja NU yang dilakukan PWNU DKI Jakarta.

Halaqah ini diikuti oleh pengurus harian banom NU, lembaga NU, serta pengurus harian MWCNU yang ada di Jakarta Selatan.

PWNU DKI Jakarta Perkuat Wawasan Aswaja An-Nahdliyah di Jakarta Selatan (Sumber Gambar : Nu Online)
PWNU DKI Jakarta Perkuat Wawasan Aswaja An-Nahdliyah di Jakarta Selatan (Sumber Gambar : Nu Online)

PWNU DKI Jakarta Perkuat Wawasan Aswaja An-Nahdliyah di Jakarta Selatan

Halaqah ini diisi dengan dua sesi diskusi dengan tema berbeda. Satu sesi membahas materi Aswaja An-Nahdliyah mulai dari sikap keislaman hingga sikap kebangsaan. Sementara sesi kedua membahas dinamika NU paling aktual di lingkungan Jakarta Selatan mulai dari sikap politik hingga pembahasan plang NU di masjid-masjid.

Sekretaris PCNU Jakarta Selata KH Irfan Zidni mengatakan, “Ini keliling terakhir halaqah PWNU DKI Jakarta. Halaqah di PCNU Jakarta Selatan ini merupakan halaqah terbaik dari pelaksanaan halaqah terbaik dari seluruh PCNU di Jakarta sebagaimana pengakuan dari pengurus harian PWNU DKI Jakarta.”

SMA Negeri 1 Slawi

SMA Negeri 1 Slawi

Sementara Ketua PCNU Jakarta Selatan KH Abdurrazak Alwi mengatakan bahwa untuk menangani nahdliyin di Jakarta, pengurus NU harus memiliki pendekatan khusus.

“Pengurus NU harus turun ke bawah, rajin silaturahmi, lalu menggerakkan simpul-simpul kekuatan jamaah. Ujung tombaknya adalah pengurus harian MWCNU. Pengurus NU harus diisi oleh bukan kalangan ustadz dan santri saja, tetapi harus dari pelbagai kalangan. Bukan juga sekadar dzurriyah pendiri NU, tetapi mereka yang mau khidmah untuk NU di Jakarta,” kata Kiai Razak Alwi. (Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

SMA Negeri 1 Slawi Internasional, Olahraga, Ulama SMA Negeri 1 Slawi

Minggu, 18 Februari 2018

Ansor Sumberdadi Kembangkan Pertanian Organik

Lamonan, SMA Negeri 1 Slawi. Terwujudnya kesejahteraan masyarakat merupakan salah satu tujuan dari program GP Ansor. Untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sumberdadi yang mayoritas adalah petani,  Pengurus Ranting GP Ansor Sumberdadi, Kecamatan Mantup, Lamongan, Jawa Timur  bersinergi denganLembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama menggulirkan 5758_Maju Mapan.

Melalui 5758_Maju mapan, GP Ansor Sumberdadi melakukan gerakan pemberdayaan petani dengan memanfaatkan limbah disekitar menjadi pupuk organik cair dan pupuk kandang. Hal itu sesuai dengan tujuan 5758_Maju yaitu menciptakan pertanian organik dengan memanfaatkan bahan-bahan dari alam, ramah lingkungan dengan biaya yang terjangkau oleh petani di desa.

Ansor Sumberdadi Kembangkan Pertanian Organik (Sumber Gambar : Nu Online)
Ansor Sumberdadi Kembangkan Pertanian Organik (Sumber Gambar : Nu Online)

Ansor Sumberdadi Kembangkan Pertanian Organik

Program yang juga bekerjasama dengan Lembaga Pendidikan Pelestarian Lingkungan (LPPL) Kalibrantas Lamongan, beberapa jenis pupuk organik cair MOL (Mikro Organisme Lokal) yang dikembangkan terdiri dari MOL Buah, MOL Mojo, MOL Rebung, MOL Bonggol pisang dan Pestisida nabati. Selain itu juga pembuatan pupuk kandang dari limbah kotoran ternak.  

Muklisin, Koordinator dari program, mengatakan bahan-bahan yang dapat dimanfaatkan untuk pertanian organik cukup melimpah dan mudah didapatkan, tinggal kemauan kita untuk memanfaatkannya dalam pertanian organik.

SMA Negeri 1 Slawi

"Bahan-bahan dari alam tersebut dapat dimanfaatkan sebagai penyedia unsur hara maupun pengendali organisme penganggu tanaman dan hama penyakit pada tanaman,” kata pria yang telah mendapatkan penghargaan Pemuda Mandiri dari Pemkab Lamongan pada peringatan Hari Sumpah Pemuda 2017,

Ketua LPNU 5758_Maju Mapan PR GP Ansor Sumberdadi, M. Saiful Alam, mengatakan Mikro Organisme Lokal (MOL) adalah pupuk organik cair yang memiliki kandungan mikro organisme setempat (lokal).

Cairan yang terbuat dari bahan-bahan alami disukai sebagai media hidup dan berkembangnya mikro organisme yang berguna untuk mempercepat penghancuran bahan-bahan organik/dekomposer dan sebagai aktivator atau tambahan nutrisi bagi tumbuhan yang sengaja dikembangkan dari mikro organisme yang berada di tempat tersebut.

"Bahan-bahannya banyak tersedia di sekitar kita. Bisa juga memanfaatkan limbah buah-buahan," terangnya.

Ia menambahkan diperlukan waktu untuk dapat melihat hasil dari pengelolaan pertanian secara organik. Namun ia menegaskan paling tidak ini dapat dijadikan salah satu solusi bagi petani di tengah kelangkaan pupuk dan mahalnya biaya produksi pertanian yang sering dikeluhkan oleh masyarakat.

SMA Negeri 1 Slawi

"Untuk berikutnya kita juga akan mengembangkan biogas dari kotoran sapi,” kata Sukamto, Ketua PR GP Ansor Sumberdadi dan pendidik di SMK Ma’arif NU Mantup Lamongan.

Ir. Achmad Yani Mashudi, Direktur LPPL Kalibrantas Lamongan menyatakan siap bekerjasama dengan PR GP Ansor Sumberdadi untuk mengembangkan biogas di masyarakat. LPPL Kalibrantas sendiri telah mengembangkan biogas sejak tahun 2009 melalui Program Pengabdian Masyarakat dari Ponpes Al Hikam Malang. (Red: Kendi Setiawan)

Dari Nu Online: nu.or.id

SMA Negeri 1 Slawi Internasional, Doa, Humor Islam SMA Negeri 1 Slawi

Sabtu, 17 Februari 2018

RS NU Jombang Dikelola Profesional, Kedepankan Pengabdian Sosial

Bermula pada 19 Ramadhan 1429 H/2008 M, ba’da salat Tarawih Pengurus Harian PCNU mengadakan rapat di kediaman Rais Syuriah membicarakan tentang adanya informasi tawaran bantuan pembangunan Rumah Sakit Nahdlatul Ulama (RS NU) Jombang

Setelah dimusyawarahkan, dengan segala pertimbangannya, rapat memutuskan untuk mendelegasikan Rais Syuriyah, Ketua dan Wakil Ketua Tanfidziyah menghadap ke  Menteri Kesehatan di Jakarta untuk memastikan adanya informasi tersebut.  Difasilitasi  H. Achmad Mundzir, pada 22 Ramadhan delegasi PCNU  diterima  Menteri didampingi  ketua PWNU Jatim KH Hasan Mutawakkil Alallah dan ketua PBNU  KH. Hasyim Muzadi.

RS NU Jombang Dikelola Profesional, Kedepankan Pengabdian Sosial (Sumber Gambar : Nu Online)
RS NU Jombang Dikelola Profesional, Kedepankan Pengabdian Sosial (Sumber Gambar : Nu Online)

RS NU Jombang Dikelola Profesional, Kedepankan Pengabdian Sosial

Dalam pertemuan tersebut  Menteri yang didampingi tiga orang Dirjen menyampaikan kepastian adanya bantuan pembangunan Rumah Sakit untuk Nahdlatul Ulama Jombang. Untuk itu, PCNU berkewajiban menyediakan tanah.

SMA Negeri 1 Slawi

Pada  23 Ramadhan di kediaman Ketua Tanfidiyah PCNU dibahas tentang kepastian menerima tawaran menteri tersebut dilanjutkan membahas langkah-langkah mencari lahan tanah yang disyaratkan. Kemudian dari beberapa alternatif tanah yang disurvei baik dari segi kelayakan, prospek maupun harga dan sistem pembayarannya maka diputuskan untuk memproses tanah yang berlokasi di desa Balong Besuk Ceweng Jombang, yang luas keseluruhannya 5900 meter. Harga yang disepakati PCNU dengan pemilik tanah untuk yang 5200 meter adalah Rp 1,5 milyar dan 700 Meter Rp 200.000.000. Total harga tanah seluas 5900 meter adalah Rp. 1.700.000.000 dengan sistem pembayaran bertahap sampai paling akhir 6 bulan, 31 Maret 2009.

Untuk pembayaran tanah, PCNU mengumpulkan tokoh-tokoh dan pengusaha NU pada tanggal 29 Ramadlan

Penyerahan dana pembelian tanah sudah dilaksanakan pada 15 Oktober 2008. Dan pada  25 Oktober 2008 disepakati perjanjian peralihan nama hak milik sertifikat tanah dari pemilik asal ke Jam’iyyah Nahdlatul Ulama Jombang melalui seorang notaris yang ditunjuk dan kemudian diproses di Badan Pertahanan Kab Jombang.

SMA Negeri 1 Slawi

PCNU mengadakan beberapa kali rapat untuk menyusun skema pembayaran pinjaman dan akhirnya memutuskan langkah-langkah sebagai berikut :

Segera melakukan penggalangan partisipasi keluarga besar NU dan para simpatisan melalui gerakan wakaf dengan skema wakaf tanah per 1 meter seharga Rp. 288.450. (dua ratus delapan puluh delapan ribu empat ratus lima puluh rupiah).

Mengajukan bantuan dana hibah pendampingan ke Pemkab Jombang melalui APBD 2009 sesuai dengan prosedur yang ada. dan setelah melakukan komunikasi dengan Ketua DPRD,  Bupati serta Wakil Bupati disepakati adanya komitmen untuk mendapatkan bantuan tersebut pada APBD 2009.

PCNU hanya berkewajiban menyediakan tanah, seluruh proses pembangunan mulai dari perencanaan dan pelaksanaannya dilaksanakan sepenuhnya oleh Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Jatim sesuai dengan mekanisme yang berlaku.

PCNU dan seluruh jajarannya tidak ikut serta dalam proses pembangunan. Ibaratnya PCNU tinggal menerima kunci bangunan RSNU dari pemerintah apabila sudah jadi.

Bahwa jadwal pelaksanaan pembangunan RSNU menurut informasi dari Pemerintah Pusat dan Pemprov Jatim dimulai akhir bulan proses tender perencanaan Desember pengerjaan fisik dan diperkirakan bulan Agustus 2009 sudah bisa diresmikan, walaupun kemudian pembukaan dan peresmian dilaksanakan pada 10 Maret 2012.

Profil Rumah Sakit Nahdlatul Ulama dapat digambarkan sebagai berikut : Pemilik RSNU adalah Jamiyah Nahdatul Ulama Cabang Jombang, dan bukan atas nama pengurus atau yayasan tersendiri yang dibentuk untuk itu. Sementara legalitas hukum dan keabsahan kepemilikan Jamiyyah NU Cabang Jombang atas RSNU tersebut dibuktikan dengan : kepemilikan tanah RSNU adalah Jam’iyyah NU Jombang, baik sebagai Mauquf alaih atau Mauhub lah. Adapun PCNU Jombang bertindak sebagai nadhir atas tanah tersebut.

Untuk memastikan ke depan supaya tidak terjadi permasalahan-permasalahan dan kemungkinan adanya pembelokan kepemilikan RSNU, maka PCNU telah membentuk tim yang ditugasi untuk mengumpulkan data dan menyusun draft rumusan pedoman dasar yang mengatur tentang pola hubungan kelembagaan antara RSNU dan PCNU, standar manejemen pengelolaan RSNU, standar rekruitmen ketenagaan, standar pengelolaan keuangan dan pertanggung jawabannya.

Hasil rumusan tersebut akan dikaji melalui forum-forum workshop dengan berbagai pihak baik dari internal warga Nahdlatul Ulama dan para ahli dibidangnya. Dan akhirnya Draft tersebut ditetapkan melalui forum musyawarah pleno lengkap PCNU yang dihadiri dan disahkan oleh PWNU dan PBNU.

RS NU akan dikelola secara profesional dengan keunggulan-keunggulan tertentu dengan tetap berprinsip pada pengabdian sosial dan prinsip-prinsip keagamaan Jamiyah Nahdlatul Ulama

Segenap PCNU Jombang mengharap partisipasi dari seluruh jajaran Pengurus dan warga NU di Jombang, para tokoh, jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Jombang untuk sepenuhnya memberikan dukungan dan partisipasi khususnya dalam hal gerakan wakaf tanah.

(bersambung…)

Penulis : Yusuf Suharto

Dari Nu Online: nu.or.id

SMA Negeri 1 Slawi Pondok Pesantren, Santri, Internasional SMA Negeri 1 Slawi

Jumat, 16 Februari 2018

IPNU Demak Gelar Rapat Konsultasi Bareng IPNU Jateng

Semarang, SMA Negeri 1 Slawi. Menghadapi perhelatan Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) yang akan digelar oleh PW IPNU Jawa Tengah awal pekan depan (13-14/4) di Purbalingga, segenap dataran teras IPNU Kabupaten Demak melakukan Rapat Konsultasi dan Diskusi Terbatas dengan IPNU Jawa Tengah, Rabu (8/4) Malam.

IPNU Demak Gelar Rapat Konsultasi Bareng IPNU Jateng (Sumber Gambar : Nu Online)
IPNU Demak Gelar Rapat Konsultasi Bareng IPNU Jateng (Sumber Gambar : Nu Online)

IPNU Demak Gelar Rapat Konsultasi Bareng IPNU Jateng

Kegiatan tersebut berlangsung di Hall PW IPNU-IPPNU Jateng, Jalan Dr Cipto No 180 Semarang. Acara ini berlangsung pasca pelaksanaan Lailatul Ijtima’ yang digelar PWNU Jateng di halaman Kantor PWNU Jateng.

Saat konsultasi dan diskusi terbatas tersebut, Ketua PC IPNU Demak Abdul Halim didampingi Sekretaris PC IPNU Demak Muh Agil NZ, Wakil Ketua Bidang Kaderisasi Muadhom, Wakil Bendahara Rifqi Jamil, Koordinator Departemen Kaderisasi Miftakhurrohman, dan Wakil Koordinator DKC CBP PC IPNU Demak Sutrisno.

SMA Negeri 1 Slawi

Rombongan PC IPNU Demak diterima langsung oleh Amir Musthofa Zuhdi, Ketua PW IPNU Jateng beserta jajaran kepengurusan lain, dalam forum tersebut ada pula Dhuha selaku Koordinator Pelaksana Rakorwil PW IPNU Jateng, Irkhamudin, Irmawan, dan pengurus lain.

“Menyinergikan arah langkah kinerja kepengurusan, menjadi wadah silaturahim antar pengurus PC IPNU Kota/Kabupaten se-Jawa Tengah, adalah salah satu tujuaan kami mengadakan rakorwil,” ungkap Dhuha.

SMA Negeri 1 Slawi

Selain itu, imbuhnya, tujuan Rakorwil kami juga hendak mempersiapkan serta mengkonsolidasikan struktur dataran kepengurusan di PC IPNU dan strategi penguatan organisasi dan kaderisasi.

Sementara itu, Abdul Halim mengatakan, pihaknya menyadari sepenuhnya, bahwa organisasi yang baik adalah yang terukur (ada ukuran jelas baik buruk, banyak sedikit, dll), terarah (dengan aturan) , dan terpimpin (instruksi yang bijak). Menjadi tantangan tersendiri ketika hendak membangun paradigma demikian, terlebih didataran grass root masih banyak yang menjalankan IPNU yang penting kumpul. 

“Hal ini ditambah dengan perubahan gaya hidup pemuda/pelajar sekarang ini yang cenderung hedonis, jadi perlu strategi jitu guna kembangkan organisasi yang tentunya tanpa meninggalkan nilai kearifan lokal yang berlaku ditiap wilayah,” katanya. (Rifki Jamil/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

SMA Negeri 1 Slawi Internasional SMA Negeri 1 Slawi

Minggu, 11 Februari 2018

PMII Kota Banjar: Kembali Menginduk ke NU Tak Relevan

Banjar, SMA Negeri 1 Slawi. Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Banjar, Jawa Barat, sepakat menolak ajakan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) untuk bergabung dalam satu organisasi. Berdasarkan hasil Munas-Konbes NU 2014, PBNU memberi tenggang waktu hingga Muktamar 2015 untuk kembali kepangkuannya.

PMII Kota Banjar: Kembali Menginduk ke NU Tak Relevan (Sumber Gambar : Nu Online)
PMII Kota Banjar: Kembali Menginduk ke NU Tak Relevan (Sumber Gambar : Nu Online)

PMII Kota Banjar: Kembali Menginduk ke NU Tak Relevan

Penolakan ini muncul dalam sebuah diskusi PC PMII Kota Banjar di kantor sekretariat setempat, di Jalan Cibeureum, Desa Mulyasari, Kecamatan Pataruman Kota Banjar, Senin (10/11).

Diskusi rutin tersebut memberi tanggapan terhadap imbauan Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj yang mengatakan, Independensi PMII terjadi saat NU aktif sebagai Partai Politik. Setelah NU bukan lagi partai politik seyogianya PMII kembali ke pangkuan NU.

SMA Negeri 1 Slawi

"Nampaknya kurang relevan PMII meniru IMM (Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah) yang menjadi onderbouw ormas Muhammadiyah jika dalil yang dipakai adalah NU saat ini sudah tidak lagi menjadi partai politik,” kata Ketua PC PMII Kota Banjar Muhafid.

SMA Negeri 1 Slawi

Menurutnya, di berbagai kampus yang berlatarbelakang Muhammadiyah justru yang relatif dominan bukan IMM, melainkan KAMMI (Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia), HMI (Himpunan Mahasiswa Islam), atau PMII.

“Apakah kegagalan model ini yang perlu ditiru? Kiranya, perlu kembali diingat bahwa secara historis PMII lahir ketika NU menjadi partai politik dan bukan pada saat menjadi ormas," imbuh Muhafid.

PMII Kota Banjar menilai, PMII lebih tepat tetap independen, sementara NU fokus terhadap kondisi umat Islam yang semakin tergerus oleh Wahabi dengan mengoptimalkan badan otonom, lajnah, dan lembaga NU. (Wahidan-Ahmad M/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

SMA Negeri 1 Slawi Internasional, Halaqoh, Aswaja SMA Negeri 1 Slawi

Minggu, 04 Februari 2018

Gubenur Jatim Dukung Gerakan Sertifikat Tanah NU

Surabaya, SMA Negeri 1 Slawi

Pemerintah Provinsi Jawa Timur mendukung Gerakan Sertifikat Tanah Wakaf Sejuta Nahdliyin yang dilaksanakan oleh Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jatim. Dalam hal ini PWNU Jatim bekerja sama dengan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional RI dan Bank Tabungan Negara (BTN).

Gubenur Jawa Timur Soekarwo menilai, sertifikat merupakan masalah yang serius karena terkait dengan kepastian hukum, baik tanah milik organisasi maupun yayaan. Langkah PWNU Jatim dinilai sangat bagus. ?

Gubenur Jatim Dukung Gerakan Sertifikat Tanah NU (Sumber Gambar : Nu Online)
Gubenur Jatim Dukung Gerakan Sertifikat Tanah NU (Sumber Gambar : Nu Online)

Gubenur Jatim Dukung Gerakan Sertifikat Tanah NU

"Program ini merupakan langkah awal dan baru pertama kali dilakukan di Indonesia. Kalau di Jatim ini berhasil, otomatis langkah ini akan dijadikan contoh untuk program sertifikat tanah wakaf milik NU yang ada di provinsi lain," tegas Gubenur yang disapa Pakde Karwo ini.

SMA Negeri 1 Slawi

Menurutnya, program ini juga akan memberikan nilai tambah bagi pemilik tanah karena member kepastian hukum bagi tanah yang mereka miliki.

Selanjutnya pria yang akrab disapa Pakde Karwo itu menambahkan, peluncuran Gerakan Nasional Wakaf Uang Sejuta Nahdliyin juga sangat bagus. Ia bangga Jatim menjadi proyek percontohan pengembangan ekonomi syariah.

SMA Negeri 1 Slawi

“Salah satunya adalah sekarang ini, yaitu wakaf uang sejuta Nahdliyin, kemudian sertifikat untuk tanah wakaf. Terus yang terkahir adalah bagaimana kemudian uang itu harus diputar untuk dikembangkan secara sariat Islam,” ujarnya. (Rof Maulana/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

SMA Negeri 1 Slawi AlaSantri, Internasional, Lomba SMA Negeri 1 Slawi

Kamis, 11 Januari 2018

Awal Sya’ban Serentak, Awal Ramadhan Berpotensi Berbeda

Jakarta, SMA Negeri 1 Slawi. Rukyatul hilal atau observasi bulan sabit untuk penentu awal bulan Sya’ban 1435 H yang diselenggarakan pada Kamis (29/5) petang kemarin bertepatan dengan 29 Rajab 1435 H telah dinyatakan berhasil, sesuai dengan prediksi (hisab) dalam almanak NU.

Lajnah Falakiyah PBNU mengikhbarkan, hilal awal Sya’ban telah berhasil di lihat di beberapa titik rukyat antara lain di Balai Rukyat Bukit Condrodipo Gresik oleh Ust H M Inwanuddin, KH A Asyhar Sofwan, dan Ust Khusnul Khoatim.? Di Basmol Basmol Jakarta Barat, hilal disaksikan oleh Ust Abdul Hadi, Ust H Zawawi, dan H Syaroni.

Awal Sya’ban Serentak, Awal Ramadhan Berpotensi Berbeda (Sumber Gambar : Nu Online)
Awal Sya’ban Serentak, Awal Ramadhan Berpotensi Berbeda (Sumber Gambar : Nu Online)

Awal Sya’ban Serentak, Awal Ramadhan Berpotensi Berbeda

Di lokasi rukyat Season City Jakarta, hilal disaksikan oleh Ust Rusli Arsyad MM, KH Ahmad Rohimin,? KH Khudrin Hasbulah, dan KH Ahmad Hariri. Sementara di Pelabuhan Ratu hilal disaksikan oleh KH Yahya dan tim Lajnah Falakiyah PBNU .

SMA Negeri 1 Slawi

“Dengan demikian awal Syaban 1435 H jatuh pada Jum’at 30 Mei 2014, dimulai malam Jum’at ini atas dasar rukyah yang diselenggarakan LFNU petang ini di beberapa lokasi rukyat tersebut,” kata Ketua Lajnah Falakiyah PBNU KH A. Ghazalie Masroeri melalui SMS yang diterima SMA Negeri 1 Slawi beberapa saat setelah pelaksanaan rukyat.

SMA Negeri 1 Slawi

Hasil rukyat ini sesuai dengan data dalam almanak yang diterbitkan oleh Lajnah Falakiyah PBNU untuk markaz Jakarta. Ijtima’ telah terjadi pada pukul 01.38 WIB pada hari pelaksanaan rukyat. Sementara ketinggian hilal sudah mencapai lebih dari 7 derajat dan berada di atas ufuk cukup lama selama 31 menit 52 detik sehingga memudahkan proses rukyat.

Data hisab ini berbeda untuk penentuan awal Ramadhan 1435 H nanti. Ijtima’ atau konjungsi baru terjadi pada pukul 15.07 atau umur hilal hanya sekitar tiga jam dari waktu tenggelam matahari, 29 Sya’ban. Sementara Ketinggian hilal hanya 0 derajat 25 menit di atas ufuk.

Dalam posisi seperti itu hilal dinyatakan belum imkanur rukyat atau tidak mungkin dilihat. Namun pihak yang menggunakan kriteria wujudul hilal seperti Muhammadiyah, yakni asal sudah terjadi ijtima’ sebelum tenggelam matahari, dan hilal sudah di atas ufuk bisa saja menetapkan awal bulan lebih dulu karena tanpa menyaratkan harus melalui proses rukyatul hilal. (A. Khoirul Anam)

Dari Nu Online: nu.or.id

SMA Negeri 1 Slawi Internasional, Pendidikan, Quote SMA Negeri 1 Slawi

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs SMA Negeri 1 Slawi sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik SMA Negeri 1 Slawi. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan SMA Negeri 1 Slawi dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock