Tampilkan postingan dengan label Ubudiyah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ubudiyah. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 24 Februari 2018

Pengobatan Gratis di Jombang Diserbu Ratusan Warga

Jombang, SMA Negeri 1 Slawi

Ratusan warga di Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang, Jawa Timur mendatangi lokasi pengobatan gratis yang diselenggarakan oleh panitia Hari Santri Nasional (HSN) di MI Nurul Islam Bareng, Kamis (20/10).

Pengobatan Gratis di Jombang Diserbu Ratusan Warga (Sumber Gambar : Nu Online)
Pengobatan Gratis di Jombang Diserbu Ratusan Warga (Sumber Gambar : Nu Online)

Pengobatan Gratis di Jombang Diserbu Ratusan Warga

Sebagian mereka datang lebih awal sebelum acara dibuka dan rela nunggu sembari mengikuti acara pembukaan. "Meraka datang sekitar pukul 06.30 WIB, padahal jadwal kita baru dibuka pukul 08.00 WIB," kata Minanur Rahman, koordinator tim pengobatan gratis kepada SMA Negeri 1 Slawi.

Mereka menunjukkan antusiasmenya dalam menyemarakkan Hari Santri Nasional. Minan menyampaikan, sebelumnya, panitia menyiapkan kupon peserta pengobatan gratis sebanyak 525. Kupon itu dikoordinasi pengurus MWCNU, dan badan otonom (Banom) NU di Bareng yang sudah diedarkan jauh hari sebelumnya.

SMA Negeri 1 Slawi

"Panitia membuat kupon sebanyak 525 untuk target peserta, yang diedarkan oleh pengurus NU Bareng. Namun Realisasinya, jumlah akhir tadi sebanyak 371 peserta pengobatan gratis," ujarnya.

SMA Negeri 1 Slawi

Jumlah peserta tersebut, menurut Minan, sudah mencapai target maksimal. Dari 371 kupon yang sudah diterima itu, 5 di antaranya khusus untuk pemeriksaan mata yang langsung ditangani dokter spesialis mata. "Kita juga menyiapkan dokter spesialis mata untuk masyarakat Bareng, ia akan menangani katarak dan obat dasar pengobatan mata," jelasnya.

Untuk diketahui, kegiatan pengobatan gratis itu merupakan kerja sama antar panitia penyelenggara dengan Rumah Sakit Nahdlatul Ulama (RSNU) Jombang. (Syamsul Arifin/Mahbib)Dari Nu Online: nu.or.id

SMA Negeri 1 Slawi Ubudiyah, Hadits SMA Negeri 1 Slawi

Selasa, 20 Februari 2018

ISNU Ikut Selamatkan Petani dari Lintah Darat

Jakarta, SMA Negeri 1 Slawi. Para petani kerap dilanda masalah klasik. Mereka tidak memiliki kekuatan. Ketidaktersediaan micro finance yang menopang mereka mulai dari proses penanaman hingga paska panen, adalah alasan utama. Ketidakberdayaan mereka dimanfaatkan oleh para pengijon dan rentenir yang meraup keuntungan dari keringat para petani.

“ISNU mencoba memotong mata rantai pengijon dan para lintah darat itu tadi,” ungkap Ali Masykur Musa, Ketua Umum ISNU (Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama) kepada SMA Negeri 1 Slawi, seusai acara penanaman perdana padi di Desa Ragas Masigit, Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang, Banten, Jumat (20/4) lalu.

ISNU Ikut Selamatkan Petani dari Lintah Darat (Sumber Gambar : Nu Online)
ISNU Ikut Selamatkan Petani dari Lintah Darat (Sumber Gambar : Nu Online)

ISNU Ikut Selamatkan Petani dari Lintah Darat

Desa Ragas Masigit, Kec. Carenang adalah salah satu areal GP3K, (Gerakan Peningkatan Produksi Pangan berbasis Korporasi) yang diprogramkan BUMN untuk pengembangan dunia pertanian. Kec. Carenang adalah wilayah kantong pertanian terbesar di Kota dan Kabupaten Serang, Banten, tambah Camat Carenang.

SMA Negeri 1 Slawi

Problem klasik, petani biasanya tidak memiliki modal awal untuk penanaman. Celah ini membuka masuknya para pengijon dan rentenir untuk menjerat para petani. Pada sisi yang lain, kelangkaan pupuk menjadikan harga pupuk meningkat tajam. Serangan hama pun menjadi ancaman tersendiri. Lepas panen, harga padi anjlok.

SMA Negeri 1 Slawi

Acara penanaman padi perdana di areal GP3K oleh ISNU diadakan persis di tengah sawah dengan bernaung tenda sederhana. Lebih 200 warga yang mayoritas petani, memadati tempat yang ada. Mereka tampak antusias mengingat acara ini berhubungan erat dengan nasib mereka.

Pertunjukan silat Cimande Cabang Carenang dan tabuhan rebana Permas (Persatuan Remaja Masjid) turut menghibur hati para hadirin. Atraksi Debus khas Banten antara lain bermain-main dengan senjata tajam tanpa luka sedikit pun, tak mau ketinggalan menyambut rombongan ISNU. Suguhan berupa penganan lokal, singkong, dan kacang rebus, keluar sebagai hidangan khas pedesaan.

ISNU bersama PT. Shang Hyang Seri, turun tangan untuk membina dan memproteksi para petani mulai dari proses penanaman hingga pemasaran paska panen. Uluran tangan semacam ini sangat dibutuhkan oleh para petani Indonesia. Mereka merasa tidak sendiri dalam menghadapi kendala-kendala dalam pertanian.

Self organizing, kemampuan mengorganisir diri sendiri bagi petani adalah target utama ISNU. Kemampuan mengatur diri sendiri adalah bekal dasar petani untuk menghapus ketergantungan mereka dari para pengijon dan lintah darat. Sementara, PT. Shang Hyang Seri siap meminjamkan 5 juta rupiah untuk tiap hektarenya.

Sedangkan pembayarannya menggunakan sistem ‘Yarnen’, pengembalian modal di masa panen. Pengembalian modal saat panen dibayar oleh petani tanpa bunga. Sistem Yarnen ini sangat efektif untuk memutus mata rantai pengijon dan lintah darat, tandas Ali Masykur Musa.

Redaktur: A. Khoirul Anam

Penulis   : Alhafiz Kurniawan

Dari Nu Online: nu.or.id

SMA Negeri 1 Slawi Olahraga, Ubudiyah SMA Negeri 1 Slawi

IAI Al-Khoziny Wisuda 304 Mahasiswa dan Buka Program S2 PAI

Sidoarjo, SMA Negeri 1 Slawi. Sekitar 304 mahasiswa S1 dan S2 Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Ahwal Al Syakhshiyah (AS) dan Manajemen Pendidikan Islam (MPdI) Institut Agama Islam (IAI) Al-Khoziny Buduran Sidoarjo, Jawa Timur, akan diwisuda di gedung DBL Arena Graha Pena Surabaya, Ahad (25/10) besok.

IAI Al-Khoziny Wisuda 304 Mahasiswa dan Buka Program S2 PAI (Sumber Gambar : Nu Online)
IAI Al-Khoziny Wisuda 304 Mahasiswa dan Buka Program S2 PAI (Sumber Gambar : Nu Online)

IAI Al-Khoziny Wisuda 304 Mahasiswa dan Buka Program S2 PAI

Kepala Program Studi PAI IAI Al Khoziny, Wahyu Parihin menyatakan, 304 mahasiswa yang akan diyudisium itu terdiri dari 190 mahasiswa Prodi PAI dan 13 mahasiswa Prodi AS yang akan menyandang gelar S1 serta 101 mahasiswa Prodi MPdI yang akan menyandang gelar S2.

"Semoga mahasiswa yang diwisuda nantinya dapat mengamalkan ilmunya dengan baik, dapat melanjutkan ke jenjang lebih tinggi serta dapat bermanfaat bagi masyarakat sekitarnya," harap Pak Wahyu sapaan akrab Wahyu Parihin saat ditemui SMA Negeri 1 Slawi di ruang dosen, Jumat (23/10) malam.

SMA Negeri 1 Slawi

Pak Wahyu menambahkan, selain melaksanakan yudisium, IAI Al Khoziny Buduran Sidoarjo juga akan me-Launching Program Studi PAI pada jenjang S2. Rencananya, acara tersebut akan dihadiri Diktis Kemenag Pusat dan Kopertais Sunan Ampel Surabaya.

SMA Negeri 1 Slawi

"Acara itu nanti juga akan dihadiri keluarga pondok pesantren Al-Khoziny, Kepala sekolah SMA/SMK se-Kecamatan Buduran Sidoarjo, Pimpinan Perguruan Tinggi di Sidoarjo seperti Umaha, Unsuri, Umsida serta Dosen IAI Al-Khoziny dan Wali Wisudawan," terang Pak Wahyu. (Moh Kholidun/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

SMA Negeri 1 Slawi Habib, Ubudiyah SMA Negeri 1 Slawi

Kamis, 01 Februari 2018

Ketua Baru Ansor Jakbar Komit Kembangkan NU di Ibu Kota

Jakarta, SMA Negeri 1 Slawi - Regenerasi di tubuh Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Jakarta Barat berlanjut dengan terpilihnya Alfanny sebagai ketua baru pada perhelatan Konferensi Cabang GP Ansor Jakarta Barat di TK Muslimat 2 Yayasan Darussalam Cengkareng, Jakarta Barat.

Alfanny mengajak segenap kader Ansor Jakarta Barat untuk bersinergi mengembangkan NU di tengah masyarakat Ibu Kota yang majemuk dengan membenahi organisasi Ansor terlebih dulu sebelum terjun menyelesaikan masalah di tengah masyarakat.

Ketua Baru Ansor Jakbar Komit Kembangkan NU di Ibu Kota (Sumber Gambar : Nu Online)
Ketua Baru Ansor Jakbar Komit Kembangkan NU di Ibu Kota (Sumber Gambar : Nu Online)

Ketua Baru Ansor Jakbar Komit Kembangkan NU di Ibu Kota

“Jakarta Barat adalah pintu gerbang Jakarta dan juga Indonesia, karena ketika turis asing dari luar negeri mendarat di Bandara Soekarno-Hatta, harus diingat sebagian wilayah bandara tersebut merupakan wilayah Cengkareng yang termasuk dalam Jakarta Barat.  Sudah saatnya Ansor Jakarta Barat bangkit dan terjun ke masyarakat dengan terlebih dulu membenahi tata internal organisasinya,” papar Alfanny di hadapan peserta konfercab, Ahad (13/3).

SMA Negeri 1 Slawi

Optimisme Alfanny didukung oleh Ketua Pimpinan Wilayah GP Ansor DKI Jakarta Abdul Azis yang mengatakan, Ansor merupakan organisasi pemuda terbesar yang mesti memberikan kontribusi positif bagi kemajuan DKI Jakarta.

Dalam kesempatan konfercab tersebut, turut hadir Abdul Haris Makmun dan Saiful Dasuki, fungsionaris Pimpinan Pusat GP Ansor serta mantan Ketua PC Ansor Jakarta Barat Abdul Syakir.

SMA Negeri 1 Slawi

Sebelum dipilih menjadi ketua PC GP Ansor Cabang Jakarta Barat, Alfanny memulai kiprah organisasinya di PMII UI-Depok tahun 1996-2001 dan menjadi salah satu anggota pertama PMII UI yang didirikan Yaqut Cholil Qoumas (Ketua Umum PP GP Ansor saat ini) dan Nusron Wahid (Ketua Umum PP GP Ansor 2011-2015).

Setelah lulus UI, Alfanny berkiprah sebagai wakil sekjen DPP Sarikat Buruh Muslimin Indonesia (Sarbumusi) antara tahun 2004-2010, kemudian tahun 2012-2015 menjadi Ketua Umum Forum Alumni PMII UI dan kemudian “pulang kampung” ke Jakarta Barat mendampingi kaderisasi IPNU-IPPNU sejak 2007 lalu bergabung dengan PC Ansor Jakarta Barat periode 2011-2015 sebagai wakil sekretaris. (Red: Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

SMA Negeri 1 Slawi Ubudiyah, Lomba, Tegal SMA Negeri 1 Slawi

Kamis, 18 Januari 2018

Ayatollah Ali Khamenei Puji Semangat Para Pelajar Iran

Tehran,SMA Negeri 1 Slawi. Pemimpin Tinggi Iran Ayatollah Seyed Ali Khamenei, Rabu (9/5), mengungkapkan apresiasinya yang tinggi atas semangat, bakat, dan kepercayaan diri yang dimiliki para pelajar di Iran.



Ayatollah Ali Khamenei Puji Semangat Para Pelajar Iran (Sumber Gambar : Nu Online)
Ayatollah Ali Khamenei Puji Semangat Para Pelajar Iran (Sumber Gambar : Nu Online)

Ayatollah Ali Khamenei Puji Semangat Para Pelajar Iran

Dalam sebuah pertemuan dengan ribuan anak sekolahan, pemimpin spiritual itu mengatakan bahwa "periode sejarah saat ini, di mana bangsa Iran menegakkan moralitas dan meluncurkan sebuah gerakan yang menjadi momentum menuju tercapainya kemajuan saintifik dan kesejahteraan, generasi muda seharusnya mengisi tanggung jawab mereka yang berat".

Tiap Jumat, Mobil Aswaja Siap Sapa Sejumlah Masjid

Surabaya, SMA Negeri 1 Slawi. PW Aswaja NU Center Jawa Timur memastikan bahwa setiap Jumat akan mengunjungi sejumlah masjid untuk kian memasyarakatkan Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) kepada kaum muslimin. Hal ini sebagai bentuk tanggung jawab demi menyelamatkan akidah umat dari rongrongan gerakan Islam yang cenderung ekstrem.

"Kami telah memiliki mobil operasional dan akan dioptimalkan untuk menyapa masjid setiap Jumat," kata Direktur PW Aswaja NU Center, KH Abdurrahman Navis, Sabtu (22/8).

Tiap Jumat, Mobil Aswaja Siap Sapa Sejumlah Masjid (Sumber Gambar : Nu Online)
Tiap Jumat, Mobil Aswaja Siap Sapa Sejumlah Masjid (Sumber Gambar : Nu Online)

Tiap Jumat, Mobil Aswaja Siap Sapa Sejumlah Masjid

Mobil dengan jenis APV tersebut akan menyediakan sejumlah kebutuhan Aswaja. "Dari mulai buku, flash disk, dan selebaran Jumat," kata Wakil Ketua PWNU Jatim ini. Bahkan sejumlah pengurus dan anggota siap memberikan layanan tanya jawab seputar Aswaja dan pengetahuan agama Islam yang dibutuhkan masyarakat, lanjutnya.

SMA Negeri 1 Slawi

Kiai Navis, sapaan akrabnya sangat menyadari bahwa tantangan bagi tersebarnya Aswaja demikian berat. "Banyak masjid di sekitar kita yang telah dimasuki aliran Islam garis keras," ungkapnya. Dan untuk mengimbangi atau bahkan melawan gerakan ini, cara yang ditempuh adalah antara lain dengan melakukan sosialisasi ke sejumlah masjid tersebut.

SMA Negeri 1 Slawi

Dosen UIN Sunan Ampel Surabaya ini juga berharap agar gerakan PW Aswaja NU Center bisa dilakukan juga oleh banyak kalangan, khususnya para generasi muda. "Karena tantangan Aswaja ala NU semakin berat," pungkasnya.? (Syaifullah/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

SMA Negeri 1 Slawi Anti Hoax, Ubudiyah, Olahraga SMA Negeri 1 Slawi

Senin, 15 Januari 2018

Sejumlah Akademisi-Aktivis Siap Ramaikan Riungan Kebangsaan Gusdurian

Way Kanan-Lampung, SMA Negeri 1 Slawi. Akademisi Universitas Lampung (Unila) yang juga Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Way Kanan Dr Farida Aryani menyatakan diri untuk berpartisipasi dalam kegiatan "Riungan (kumpulan) Kebangsaan" dihelat Gusdurian Lampung bersama sejumlah pihak yang mempunyai persepsi sama  mengenai kebangsaan dan kemanusiaan.

"Beliau sudah menyatakan diri untuk hadir dalam kegiatan berisi diskusi kebangsaan dan donor darah beserta relasi, termasuk Ketua Yayasan Shuffah Blambangan Umpu Khairul Huda, S.Psi, M.AP juga berkomitmen untuk bisa ikut donor darah," demikian disampaikan aktivis Gusdurian di Way Kanan, Lampung Agung Rahadi Hidayat di Blambangan Umpu, Sabtu (24/7).

Sejumlah Akademisi-Aktivis Siap Ramaikan Riungan Kebangsaan Gusdurian (Sumber Gambar : Nu Online)
Sejumlah Akademisi-Aktivis Siap Ramaikan Riungan Kebangsaan Gusdurian (Sumber Gambar : Nu Online)

Sejumlah Akademisi-Aktivis Siap Ramaikan Riungan Kebangsaan Gusdurian

Berkaitan dengan itu, Gusdurian Lampung mengapresiasi positif support yang bermunculan dari berbagai pihak atas kegiatan tersebut.  Riungan, kumpulan atau silaturahmi, kata Agung yang tercatat bergiat di Palang Merah Indonesia (PMI) Way Kanan dan pengurus Ansor Kecamatan Way Tuba, menjadi penting sebagai gerbang masuk berbagai kemaslahatan.

SMA Negeri 1 Slawi

"Silaturahmi masyarakat di tingkat lokal masyarakat perlu digalakkan, dengan silaturahmi semangat persatuan dan persaudaraan dapat terwujud. Aneka persoalan masyarakat butuh pemecahan yang melibatkan banyak pihak, masyarakat perlu saling bahu-membahu mencari jalan keluar atas kebuntuan persoalan.

SMA Negeri 1 Slawi

Dengan melibatkan banyak pihak, demikian Agung menambahkan, forum ini menjadi wadah dialog mengenai perkembangan kemasyarakatan, adanya kerjasama antar pemangku kepentingan untuk menghadapi permasalahan serta untuk lebih peduli terhadap situasi dan kondisi di Kabupaten Way Kanan.

Riungan Kebangsaan dan Donor Darah tersebut  berrtema "Mensinergikan Keberagaman Menumbuhkan Kemanusiaan". Kegiatan tersebut merupakan sinergi dan energi cinta untuk bangsa dari Gusdurian Lampung, Alumni BPUN Way Kanan 2015, Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu), Pemuda Katolik, Gerakan Pemuda Ansor, Peradah, Yayasan Shuffah Blambangan Umpu, Palang Merah Indonesia (PMI), Barisan Ansor Serbaguna (Banser), TP PKK dan Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama.

"Kegiatan berlangsung Senin 27 Juli 2015 di Dewan Kerajinan Nasional Daerah atau Dekranasda Way Kanan mulai pukul 08.30 WIB. Pihak-pihak yang ingin ikut serta donor darah kami persilakan untuk hadir mengingat persediaan darah di Provinsi Lampung masih banyak mengalami kekurangan dalam jumlah cukup besar. Sebanyak 60 persen komposisi penyumbang darah sukarela, yang mendonorkan darah mereka secara rutin sebagai penopang ketersediaan darah, untuk Lampung masih kekurangan persediaan darah berkisar 40 persen dari kebutuhan darah bagi masyarakat di Lampung," katanya.

Ia menambahkan, optimisme keberkahan silaturahmi akan mengantarkan masyarakat ke arah perbaikan kualitas kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara karena bertujuan membangkitkan spirit kebangsaan, kepedulian dan gotong royong, lalu juga meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan nasional serta menghidupkan, menjaga serta melestraikan kearifan lokal.

"Kegiatan perkumpulan ini akan membangun konektifitas antar elemen masyarakat daerah ini sehubungan melibatkan sejumlah elemen di Way Kanan kendati belum optimal atau 100 persen terjangkau," demikian Agung Rahadi Hidayat.

Diskusi kebangsaan akan menghadirkan sejumlah pembicara, seperti I Gede Klipz Darmaja dari Perhimpunan Pemuda Hindu Indonesia (Peradah) Lampung, lalu Andreas Sugiman dari Pemuda Katolik Way Kanan. Kegiatan dimoderatori oleh Ponita Dewi, Duta Genre (Generasi Berencana) Indonesia 2013 yang juga presenter salah satu televisi di Lampung. Topiknya, "Masih Perlukah Indonesia Dengan Pancasila?" (Gatot Arifianto/Anam)

Dari Nu Online: nu.or.id

SMA Negeri 1 Slawi Ubudiyah, Halaqoh SMA Negeri 1 Slawi

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs SMA Negeri 1 Slawi sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik SMA Negeri 1 Slawi. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan SMA Negeri 1 Slawi dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock