Tampilkan postingan dengan label IMNU. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label IMNU. Tampilkan semua postingan

Minggu, 11 Maret 2018

Gus Dur: SBY Berupaya Memperburuk Citra Megawati

Jakarta, SMA Negeri 1 Slawi. Mantan Presiden KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) menyebut Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berupaya memperburuk citra Megawati Soekarnoputri pada Pemilu 2009 mendatang. Hal itu terlihat dari sejumlah bekas menteri pemerintahan Megawati yang jadi ‘bulan-bulanan’ Kejaksaan Agung atas dugaan korupsi.

"Ya, maksudnya untuk menjelekkan Mega, karena banyak yang sekarang diusut, bekas menteri di zamannya Mega. Kalau kita betul-betul demokrat, seharusnya ini tidak terjadi," tegas Gus Dur yang juga mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, di Kantor DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Jalan Raya Kalibata, Jakarta, Kamis (12/4).

Gus Dur: SBY Berupaya Memperburuk Citra Megawati (Sumber Gambar : Nu Online)
Gus Dur: SBY Berupaya Memperburuk Citra Megawati (Sumber Gambar : Nu Online)

Gus Dur: SBY Berupaya Memperburuk Citra Megawati

Menurut Ketua Umum Dewan Syura DPP PKB itu, upaya pemerintah untuk memberantas korupsi sangat tampak ‘tebang pilih’. "Meski dibantah seseorang dari Partai Demokrat. Ini karena presiden terlalu penakut, bukan karena dendam apa-apa. Ini hanya untuk tahun (Pemilu, Red) 2009," ujarnya.

Padahal, lanjut Gus Dur, pemerintah saat ini juga korup. "Banyak banget, malah gede-gede (besar-besar). Contohnya saja Hamid Awaludin. Dia menyimpan uangnya Tommy (putra mantan Presiden Soeharto). Itu kan tidak bener. Tidak boleh orang swasta menyimpan duit di pemerintah. Jadi ini tidak lain untuk menjelekkan figur Megawati," tandasnya.

Parlemen Eropa

Di tempat yang sama, Gus Dur dan jajaran elit DPP PKB menerima kunjungan 12 Anggota delegasi Parlemen Eropa pimpinan Graham Watson yang tergabung dalam Alliance of Liberal and Democratics for Europe. Pertemuan itu digelar untuk membangun jaringan kesepahaman tentang nilai-nilai liberal dan demokrasi.

SMA Negeri 1 Slawi

"Ini bagian dari bentuk dialog untuk membangun kesepahaman tentang nilai-nilai liberal, karena bagaimana pun liberal itu sangat penting untuk penegakan HAM dan demokrasi," kata anggota Dewan Syura DPP PKB Cecep Syarifuddin.

Untuk membangun jaringan liberal itu, katanya, tidak mungkin dilakukan oleh satu negara, tapi banyak negara. PKB, imbuhnya, adalah satu-satunya partai yang selain mengakui nilai-nilai universal, etika, moral dan liberal, juga merakyat. "Di sinilah pentingnya pertemuan dengan para delegasi tersebut," ujarnya.

Pertemuan juga membahas isu aktual di Indonesia, seperti masalah penegakan demokrasi, pemberantasan korupsi, perlindungan kaum minoritas, dan pertahanan dan keamanan Indonesia. (rif)

SMA Negeri 1 Slawi

Dari Nu Online: nu.or.id

SMA Negeri 1 Slawi IMNU SMA Negeri 1 Slawi

Selasa, 06 Maret 2018

Santri Futuhiyyah Ikrar Antinarkoba dan Gelar Pengobatan Gratis

Demak, NU Online . Ratusan santri Suburan, Mranggen, Demak, menyatakan ikrar antinarkoba, antiminuman keras dan antiajaran yang berbau radikal. Hal itu dilakukan setelah mereka mendapatkan pembinaan dan pengarahan dalam diskusi bertema ”Dampak Negatif Penyalahgunaan Narkoba” di aula pondok pesantren Futuhiyyah. Seharian, para pelajar mendapat pembekalan materi dari Kepala RSI NU Demak dokter Abdul Aziz.

Santri Futuhiyyah Ikrar Antinarkoba dan Gelar Pengobatan Gratis (Sumber Gambar : Nu Online)
Santri Futuhiyyah Ikrar Antinarkoba dan Gelar Pengobatan Gratis (Sumber Gambar : Nu Online)

Santri Futuhiyyah Ikrar Antinarkoba dan Gelar Pengobatan Gratis

Pembicara lainnya yaitu dokter Imam Purwohadi dan Siti Khoirul Umiyati. ”Kami senang mendapat pengarahan secara jelas bahaya penyalahgunaan narkoba, dan ternyata mengerikan,” kata Ahmad salah satu pelajar yang mengikuti acara itu pada kegiatan Kamis (27/10).

Ketua Yayasan Futuhiyyah, KH Said Lafif berpesan agar generasi muda, khususnya pelajar dan alumni Futuhiyyah tidak mencicipi dan coba-coba narkoba, minuman keras dan obat-obatan lain yang bersifat adiktif.

SMA Negeri 1 Slawi

Pengobatan Gratis

SMA Negeri 1 Slawi

”Obat-obatan itu semuanya mengakibatkan ketergantungan atau kecanduan. Maka, jangan sampai santri atau pelajar Futuhiyyah mencobanya,” kata Ustadz Lafif.

Ketua Panitia Expo 115 Tahun Futuhiyyah, Faizurrohman Hanif menjelaskan, rangkaian kegiatan penyuluhan antinarkoba, pengobatan gratis dan khitan massal merupakan kerja sama RSI NU Demak dengan Pesantren Futuhiyyah dalam rangka Expo Futuhiyyah Refleksi 115 tahun Kiprah Untuk Bangsa.

”Kebetulan Kepala RSI NU Demak juga alumnus Futuhiyyah,” katanya sambil tertawa.

Khusus untuk Pengobatan gratis dan khitanan massal, Abdul Aziz menjelaskan, pihaknya mengerahkan tim beranggotakan 30 orang dilengkapi dua apoteker dan tujuh petugas medis dan perawat. Masyarakat di sekitar Kampung Suburan Mranggen tak menyianyiakan kesempatan itu. Mereka ramai-ramai mendatangi tempat pengobatan gratis yang ditempatkan tepat di halaman pondok pesantren tersebut.

Terjadi antrean panjang para pengunjung yang ingin berobat secara gratis. Adapun, khitanan massal diikuti 42 anak. Selain memberikan pengobatan gratis, tim RSI NU Demak juga menyampaikan penyuluhan dan konsultasi kesehatan.

”Mereka diajari bagaimana hidup sehat,” kata Aziz. (Ben Zabidy/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

SMA Negeri 1 Slawi Syariah, Pemurnian Aqidah, IMNU SMA Negeri 1 Slawi

Minggu, 25 Februari 2018

Pengurus Baru PMII Purworejo Fokus Kawal Isu Lokal

Purworejo, SMA Negeri 1 Slawi. Isu-isu lokal menjadi prioritas utama yang akan digarap oleh aktivis mahasiswa yang tergabung dalam organisasi Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Purworejo. Pasalnya, masih banyak persoalan di Kabupaten Purworejo yang tidak beres.

Hal itu diungkapkan Ketua PC PMII Kabupaten Purworejo Muhammad Arifin dalam sambutannya usai pelantikan Pengurus Cabang PMII Purworejo periode 2014-2015 di Auditorium Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama (STAINU) Purworejo, Jumat (28/11).

Pengurus Baru PMII Purworejo Fokus Kawal Isu Lokal (Sumber Gambar : Nu Online)
Pengurus Baru PMII Purworejo Fokus Kawal Isu Lokal (Sumber Gambar : Nu Online)

Pengurus Baru PMII Purworejo Fokus Kawal Isu Lokal

"Organisasi PMII sebagai salah satu elemen civil society  siap menjadi garda terdepan dalam mengawal perjalanan Pemerintahan di Kabupaten Purworejo. Berbagai isu-isu lokal untuk periode ini menjadi prioritas bidang garap organisasi sebagai media perjuangan bagi kami," ucap Arifin.

SMA Negeri 1 Slawi

Menurutnya, saat ini nyaris tidak ada kekuatan civil society di Kabupaten Purworejo yang memiliki taring dan memiliki daya dobrak untuk membela kepentingan rakyat.  Isu-isu pasar modern, lingkungan, supremasi hukum, korupsi serta ekonomi dan lain sebagainya. yang merugikan masyarakat banyak yang tidak tersentuh.

SMA Negeri 1 Slawi

"Dalam situasi ini PMII mencoba untuk mengambil peranan tersebut. Semua itu demi terciptanya tatanan masyarakat yang adil, makmur dan sejahtera," tandasnya.

Hadir dalam kegiatan yang dirangkai dengan seminar yang mengangkat tema ekonomi lokal tersebut, Pengurus Besar PMII, PKC PMII Jawa Tengah, segenap Muspida, NU dan Banom, Organisasi ekstra kampus, BEM, Tokoh masyarakat serta alumni dan ratusan Kader PMII Purworejo.

Bupati Purworejo dalam sambutannya yang dibacakan oleh Staff Ahli Bupati Bidang Pemerintahan dan Politik, Dr Ahmad Kasinu menyambut baik pelantikan pengurus PC PMII tersebut. "Selaku Pemerintah Daerah tentu sangat mendukung dan menyambut baik pelantikan sahabat-sahabat mahasiswa ini," katanya.

Lebih lanjut Kasinu mengatakan, pihaknya mengapresiasi peran PMII selama ini yang telah menjadi dinamisator bagi perjalanan pemerintahan. "Kritisme teman-teman mahasiswa terhadap isu-isu lokal harus diakui sebagai sumbangsih yang tak ternilai bagi kami. Hal itu harus senantiasa dilestarikan sebagai media perjuangan dan pembelajaran bagi para mahasiswa kader PMII," tandasnya. (Lukman Hakim/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

SMA Negeri 1 Slawi IMNU SMA Negeri 1 Slawi

Jumat, 26 Januari 2018

Haul Habib Ali Ditutup Pembacaan Simthudduror

Solo, SMA Negeri 1 Slawi. Acara peringatan haul Habib Ali bin Muhammad bin Husain Al-Habsyi di Masjid Riyadh Pasar Kliwon Solo, ditutup dengan pembacaan kitab maulid karya Habib Ali, Simtudurar pada Senin (4/3) pagi.?

Haul Habib Ali Ditutup Pembacaan Simthudduror (Sumber Gambar : Nu Online)
Haul Habib Ali Ditutup Pembacaan Simthudduror (Sumber Gambar : Nu Online)

Haul Habib Ali Ditutup Pembacaan Simthudduror

Pembacaan maulid tersebut dihadiri oleh puluhan ribu jamaah yang membuat kompleks masjid dan sepanjang jalan masjid penuh dengan manusia yang dominan berbaju putih.

Mereka bahkan rela menunggu dari malam harinya, untuk mendapat tempat yang menurut mereka paling berkah, yakni di dalam masjid. Apabila datang sesudah subuh, jangan harap bisa dapat tempat di masjid, bahkan di halaman masjid pun masih harus berdesakan. Itulah gambaran suasana tempat para pencari berkah dari wali Allah.

SMA Negeri 1 Slawi

“Saya datang tadi setelah subuh, mesti legowo dapat tempat di sini (dekat RS Kustasti, sekitar 500 m dari masjid),” kata Pitoyo, salah satu pengunjung haul.

Jadi bisa dibayangkan betapa penuhnya daerah Pasar Kliwon pada waktu itu. Sesudah salat subuh acara pembacaan kitab maulid Simtudurar pun dimulai, dipimpin oleh Habib Alwi bin Anis, cucu dari Habib Ali Al-Habsyi.

SMA Negeri 1 Slawi

Kitab yang dibaca Simthud-Durar, yang lengkapnya bernama Simthud-Durar fi akhbar Mawlid Khairil Basyar min akhlaqi wa awshaafi wa siyar (Untaian mutiara kisah kelahiran manusia utama, akhlak, sifat dan riwayat hidupnya), ditulis oleh Habib Ali ketika ia berusia 68 tahun, atau sekitar tahun 1327 H/1909 M. Kitab ini berisi riwayat sejarah hidup Nabi Muhammad, sifat dan akhlak beliau. Semua itu terangkai dalam syair nan indah.

Salah satu keistimewaan dari Simtudurar, menurut Habib Thoha bin Hasan bin Abdur Rahman as-Saqqaf dalam Fuyudhotul Bahril Maliy, beliau menukil kata-kata Habib Ali seperti berikut.?

”Jika seseorang menjadikan kitab mawlidku ini sebagai salah satu wiridnya atau menghafalnya, maka rahasia Nabi Besar akan nampak pada dirinya. Aku mengarangnya dan mengimlakannya, namun setiap kali kitab itu dibacakan kepadaku, dibukakan bagiku pintu untuk berhubungan dengan Junjungan Nabi saw.”

Acara pembacaan maulid berlangsung hingga sekitar pukul 10 pagi. Usai acara tersebut dilanjutkan dengan ziarah ke makam keturunan Habib Ali, yakni Habib Alwi (putera), Habib Anis (cucu) dan Habib Ahmad (cucu), yang terletak di selatan Masjid.?

Di akhir acara, sebelum pulang para peziarah kemudian disuguhi hidangan khas haul, yakni nasi kebuli dan masakan dengan bahan daging kambing. Setelah ikut haul, hati jadi tenang perut juga kenyang.

Redaktur ? ? : Hamzah Sahal

Kontributor : Ajie Najmuddin

Dari Nu Online: nu.or.id

SMA Negeri 1 Slawi Nahdlatul Ulama, Nasional, IMNU SMA Negeri 1 Slawi

Selasa, 16 Januari 2018

PBNU Kecam Serangan Israel

Jakarta, SMA Negeri 1 Slawi

Aksi penyerangan yang dilakukan Israel terhadap Lebanon mendapat sorotan tajam dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Pimpinan tertinggi ormas Islam terbesar di Indonesia ini mengecam keras penyerangan tersebut sebagai tindakan yang tidak berprikemanusiaan serta melanggar Hak Asasi Manusia (HAM).

“PBNU menolak dengan keras penyerbuan yang tidak sah dan melanggar hukum internasional dan kemanusiaan,” kata Ketua Umum PBNU, KH Hasyim Muzadi kepada wartawan di Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Senin (17/7)

PBNU Kecam Serangan Israel (Sumber Gambar : Nu Online)
PBNU Kecam Serangan Israel (Sumber Gambar : Nu Online)

PBNU Kecam Serangan Israel

Menurutnya, alasan untuk membebaskan tawanan yang digunakan Israel untuk menyerang Lebanon tidak dapat dibenarkan, karena obyek penyerangan selama beberapa hari terakhir telah melebar ke mana-mana dan telah memakan banyak korban dari warga? sipil.

”Fokus yang diserang telah melebar dari kebutuhan yang sebenarnya. Jadi, sudah tidak untuk membebaskan tawanan lagi,” ungkap Pengasuh Pondok Pesantren Al-Hikam,? Malang, Jawa Timur ini.

Dikatakan Hasyim, sikap tegas PBNU menolak penyerangan Israel terhadap Lebanon itu sudah sangat tepat, demi keadilan dan kedamaian di muka bumi. NU sebagai organisasi yang membela keadilan harus bersikap tegas melihat ketidakadilan dan kedholiman terjadi. ”Orang tidak perlu menjadi fundamentalis untuk menolak penyerbuan. Dengan hati nurani saja, orang bisa menolak penyerangan itu,” katanya.

SMA Negeri 1 Slawi

Sebagai Ketua Umum PBNU dan Sekretaris Jenderal International Conference of Islamic Scholars (ICIS), Hasyim mengintruksikan kepada seluruh anggota ICIS yang terdiri dari 53 negara untuk melalukan upaya-upaya yang bisa meredakan krisis yang terjadi antara Israel dan Lebanon. Salah satunya dengan melakukan pendekatan strategis terhadap pihak-pihak yang terkait dengan krisis tersebut.

“Kepada peserta atau anggota ICIS, saya minta untuk melakukan upaya-upaya yang sah sesuai dengan hukum internasional dan kemanusiaan. Bisa berupa upaya moral, bantuan ekonomi dan mendekati PBB,” kata Hasyim.

Pada kesempatan tersebut, mantan Ketua PWNU Jawa Timur ini juga menyayangkan pihak-pihak yang berdiam diri melihat pelanggaran yang dilakukan oleh Israel. Padahal, mereka selama ini dikenal lantang menyuarakan penegakan HAM di muka bumi. “Kalau yang menyerang itu Israel, orang-orang yang selama ini bicara soal HAM kok diam. Jadi, kalau Israel yang melanggar HAM, orang kok tidak bisa bertindak tegas,” ungkapnya.

Kepada pemerintah, Hasyim meminta agar Presiden Susilo Bambang Yudoyono (SBY) agar bersikap tegas melihat ketidakadilan yang dilakukan Israel. Dalam hal ini, pemerintah harus satu suara dengan mayoritas rakyat Indonesia yang mengecam keras tindakan Israel atas Lebanon. ”Sikap pemerintah jangan sampai berbeda dengan mayoritas rakyat Indonesia,” ungkapnya.

SMA Negeri 1 Slawi

Sesalkan Kunjungan Kadin ke Israel

Hasyim juga mengatakan, PBNU menyayangkan keberangkatan rombongan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) ke Israel. Meski untuk kepentingan pengembangan ekonomi, lanjutnya, kunjungan tersebut telah melukai hati rakyat Indonesia. ”Itu dapat melukai hati rakyat,” tuturnya.

Oleh karenanya, tegas Hasyim, dalam waktu dekat PBNU akan melayangkan surat kepada Kadin sebagai wujud? protes PBNU terhadap kunjungan tersebut.

Kabar tak sedap juga menghinggapi PBNU akibat kunjungan tersebut. Diberitakan sebuah media terkemuka di Ibukota, dua orang yang mengaku wakil dari NU, yakni Masdar Subagio dan Suhairi, turut dalam rombongan tersebut.

Hasyim dengan tegas menyatakan bahwa dua orang yang mengaku wakil NU tersebut sama sekali tidak ada hubungannya dengan NU. ”Yang bikin saya jengkel, ada yang bawa-bawa nama NU. Tidak benar mereka mewakili NU. Kalau memang dia pengurus NU, pasti sudah saya pecat,” katanya. (rif)

Dari Nu Online: nu.or.id

SMA Negeri 1 Slawi IMNU SMA Negeri 1 Slawi

Dibarengi Haul Gus Dur, Muskercab PCINU Korsel Hasilkan 3 Program Strategis

Yeongcheon, SMA Negeri 1 Slawi

Ditengah cuaca musim dingin yang begitu ekstrim di Korea Selatan (Korsel), PCINU Korsel begitu semangat dan antusias mengadakan musyawarah kerja cabang (Muskercab) yang dibarengi dengan digelarnya Haul Ke-6 Gus Dur serta Haul Ke-2 Mbah Sahal Mahfudz akhir pekan lalu. Acara berlangsung begitu khidmat dengan dihadiri oleh para pengurus PCINU Korsel dan warga Nahdliyin.

Acara Haul Gus Dur dan Mbah Sahal dimulai dengan tahlil dan istighotsah. Diadakannya haul kedua tokoh besar NU ini diharapkan menjadi momentum untuk mengingat sejarah hidup Gus Dur dan Mbah Sahal. Pemikiran, ilmu, dan karya-karya mereka semoga bisa menjadi contoh dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Dibarengi Haul Gus Dur, Muskercab PCINU Korsel Hasilkan 3 Program Strategis (Sumber Gambar : Nu Online)
Dibarengi Haul Gus Dur, Muskercab PCINU Korsel Hasilkan 3 Program Strategis (Sumber Gambar : Nu Online)

Dibarengi Haul Gus Dur, Muskercab PCINU Korsel Hasilkan 3 Program Strategis

Setelah acara haul selesai dilanjutkan dengan Muskercab rutin PCINU Korsel. Hadir sebagai pembicara, Ketua PCINU Korsel yang baru terpilih beberapa bulan lalu, Zaenal Arifin.

Zaenal berpesan kepada para pengurus NU di Korsel untuk tetap menjaga NU. "Bukti kita cinta Rosulullah yakni dengan mencintai ulama, dan NU adalah wadah berkumpulnya para ulama Ahlussunah Wal Jamaah,” ujarnya.

“Kalau ada yang mengaku cinta Nabi tetapi tidak cinta ulama, maka dia telah berbohong besar," imbuhnya.

SMA Negeri 1 Slawi

Dalam Muskercab tersebut, PCINU Korsel menghasilkan tiga ? program strategis diantaranya:

1. Mengadakan pelatihan kepemimpinan dasar, mencakup kepemimpinan, keaswajaan, manajemen masjid dengan tujuan memperkuat akidah dan sarana dakwah, serta benteng dari paham-paham radikal.

2. Menerbitkan buku-buku saku yang berisi tentang dasar-dasar amaliyah warga NU yang akan dibagikan gratis untuk jamaah masjid dan musholla diseluruh Korea Selatan.

SMA Negeri 1 Slawi

3. Pendatangan para dai NU dalam safari Ramadhan.

“Semoga acara tersebut dapat bermanfaat sebagai wadah silaturrahim antarwarga Nahdliyin di Korsel dan meningkatkan pelayanan PCINU Korsel dalam berkhidmah untuk umat melalui kegiatan-kegiatan tersebut. (Imam Sibaweh/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

SMA Negeri 1 Slawi Pesantren, IMNU, Pondok Pesantren SMA Negeri 1 Slawi

Selasa, 26 Desember 2017

Nusantara Bershalawat, Sekaligus Pelantikan Syekher Mania Lampung

Metro-Lampung, SMA Negeri 1 Slawi. Bertajuk Nusantara Bershalawat, Syekher Mania Provinsi Lampung dikukuhkan oleh Habib Syeh bin Abdul Qadir Assegaf dengan mengambil lokasi di samping Gedung NU Kota Metro, Kamis (20/04) malam.

Selain pengukuhan Syekher Mania Lampung, acara tersebut digelar dalam rangka Harlah 2 Windu, Khotmil Quran Juz 30, dan Juz Amma PP Roudlotul Quran Kota Metro, Lampung.

Nusantara Bershalawat, Sekaligus Pelantikan Syekher Mania Lampung (Sumber Gambar : Nu Online)
Nusantara Bershalawat, Sekaligus Pelantikan Syekher Mania Lampung (Sumber Gambar : Nu Online)

Nusantara Bershalawat, Sekaligus Pelantikan Syekher Mania Lampung

Dihadiri oleh puluhan ribu Syekher Mania dari seluruh penjuru Lampung dan sekitarnya yang tentu sudah kangen dengan sosok Habib Syeh dan lantunan shalawatnya. Maklum saja, karena Habib Syeh terakhir hadir di Lampung yaitu pada acara Lampung Tengah Bershalawat jilid II pada bulan September tahun lalu.

Hadir pula di acara tersebut, Pengasuh PP Raudloutul Quran Metro KH Ali Komarudin, Bupati Pringsewu KH Sujadi Saddat, Pengurus PP Sabilun Najah Kotagajah KH Daroini Ali, Mantan Bupati Tanggamus Fauzan Sai, Wakil Bupati Tanggamus H Samsul Hadi, Pengasuh PP Daruk Ulum Seputihbanyak KH Fathul Mujid dan tokoh-tokoh penting lainya yang masuk dalam jajaran Dewan Penasehat Syekher Mania Lampung.

SMA Negeri 1 Slawi

Bupati Lampung Tengah H Mustafa didaulat menjadi Ketua Syekher Mania Lampung dan ditunjuk langsung oleh Habib Syeh saat Habib Syeh hadir dalam acara Lampung Tengah Bershalawat jilid 2 bulan September tahun lalu.

Jadi tidaklah mengherankan jika ditunjuknya H Mustafa sebagai ketua Syekher Mania Propinsi Lampung karena Lampung Tengah adalah satu-satunya kabupaten/kota di Propinsi Lampung yang sering mendatangkan Habib Syeh dalam beberapa momen kegiatannya. Terhitung sudah tiga kali ini Habib Syeh hadir di Lampung Tengah.

SMA Negeri 1 Slawi

Habib Syeh dalam kesempatan tersebut menyatakan apresiasinya kepada Syekher Mania"Saya sangat mengapresiasi dengan semangat para Syekher Mania di Lampung, terutama di Lampung Tengah. Jamaahnya selalu penuh untuk melantunkan shalawat. Agar ini terus terjaga, saya berharap Pak Mustafa bisa menjadi Pembina Syekher Mania di Lampung. Saya percaya di bawah kepemimpinan beliau, Syekher Mania Lampung bisa lebih aktif lagi," ujar Habib saat itu. (Henudin/Mukafi Niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

SMA Negeri 1 Slawi IMNU, Pertandingan, Lomba SMA Negeri 1 Slawi

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs SMA Negeri 1 Slawi sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik SMA Negeri 1 Slawi. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan SMA Negeri 1 Slawi dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock