Solo, SMA Negeri 1 Slawi. Habib Noval bin Muhammad Al Idrus menegaskan pentingnya memperbanyak kelompok hadrah dan majelis shalawat di manapun demi tumbuhnya kecintaan umat Islam terhadap agama dan NKRI.
Menurtnya, hal itu dikarenakan hadrah dan shalawat menunjukkan bahwa Islam merupakan agama yang memiliki metode dakwah yang ramah dan santun. Menurutnya, dengan begitu generasi muda tidak akan terpengaruh dengan kelompok-kelompok radikal yang mau merongrong kesatuan dan persatuan NKRI.
| Cegah Radikalisme dengan Perbanyak Grup Hadrah (Sumber Gambar : Nu Online) |
Cegah Radikalisme dengan Perbanyak Grup Hadrah
“Komitmen ke depan kita akan minta TNI dan Polri untuk lebih banyak membuat kelompok hadrah. Di setiap masjid nanti ada kelompok hadrahnya. Agar anak muda tidak terlibat (kelompok) yang keras-keras, meresahkan, dan penuh emosional. Tapi tebarkan senyum, terbarkan kebaikan, terbarkan keindahan. Itulah Islam dan itulah Indonesia,” ungkapnya.SMA Negeri 1 Slawi
Pengasuh Majelis Ilmu dan Zikir Ar Raudhah Pasar Kliwon, Solo Jawa Tengah, ini mengatakannya dalam acara Tabligh Akbar dan Tabuh 5.000 Rebana yang digelar untuk menyemarakkan momentum HUT Kemerdekaan RI ke-69 di Alun-alun Lor Keraton Surakarta, Sabtu (9/8).SMA Negeri 1 Slawi
Acara yang dihadiri puluhan ribu orang berpakaian serba putih tersebut mendapat apresiasi dari pemerintah setempat. Wakil Walikota Solo Achmad Purnomo mengaku takjub dengan semangat warga pada acara itu. “Ini mencerminkan betul kalau Kota Solo sebagai Kota Selawat. Luar biasa!,” kata Purnomo.Bersama para Habib dan ulama lainnya, Habib Novel juga menyatakan mendukung sikap pemerintah yang melarang berkembangnya kelompok radikal, termasuk Islamic State of Iraq and Syiria (ISIS) yang belakangan mulai muncul di eks-Karesidenan Surakarta.
“Masyarakat harus membantu aparat. Kalau melihat gambar ISIS, tidak usah lapor polisi, langsung dicopot saja. Karena pemerintah kita sudah melarang perkembangan ISIS,” tegasnya. (Ahmad Rodif Hafidz/Mahbib)
Dari Nu Online: nu.or.id
SMA Negeri 1 Slawi Anti Hoax, Hadits SMA Negeri 1 Slawi
