Rabu, 15 November 2017

Alissa Wahid Paparkan Cara Menangkal Kelompok Ekstremis

Jakarta, SMA Negeri 1 Slawi. Koordinator Nasional Jaringan Gusdurian Alissa Wahid menjelaskan, ada dua hal yang harus dilakukan untuk menangkal dan melawan kelompok-kelompok jihadis ekstremis yang terorganisir dengan sistematis. Pertama, membangun aliansi antar semua elemen bangsa, baik ormas Islam, LSM, dan elemen lainnya.

Alissa Wahid Paparkan Cara Menangkal Kelompok Ekstremis (Sumber Gambar : Nu Online)
Alissa Wahid Paparkan Cara Menangkal Kelompok Ekstremis (Sumber Gambar : Nu Online)

Alissa Wahid Paparkan Cara Menangkal Kelompok Ekstremis

“Kemudian membangun kerja sama. Misalnya NU bekerjasama dengan Muhammadiyah, dengan komunitas lintas iman, dan dengan komunitas-komunitas lainnya yang senafas,” kata Alissa selepas acara diskusi Meredam Ekstremisme-Kekerasan dengan Buku di Cikini Jakarta, Senin (31/7).

Kedua, membangun narasi-narasi Islam Indonesia. Menurut dia, ormas-ormas Islam seperti NU, Muhammadiyah, dan lainnya yang sejalan memiliki tugas dan tanggungjawab untuk membuat dan mengkampanyekan model Islam Indonesia.

 

SMA Negeri 1 Slawi

“Narasi Islam Indonesia itu yang seperti apa. Menjadi orang Islam di Indonesia itu seperti apa. Itu harus disiapin. Kalau tidak, kita tidak akan bisa menjawab tantangan narasi yang usung oleh gerakan Islamis radikal,” urainya.

   

Semangat yang diusung oleh gerakan Islam radikal, jelas Alissa, yaitu orang Islam harus bersatu untuk memperjuangkan sistem yang Islami melalui gerakan Islam politik. Ia tidak sepakat dengan narasi ini. Baginya, Islam menjadi kuat di Indonesia bukan karena lewat politik, tetapi tumbuh dari sosial masyarakat.

 

“Kalaupun gerakan politik, gerakan politiknya bukan Islam sebagai agama tetapi Islam sebagai semangat. Semangat keadilan sosial, semangat kemaslahatan umat,” terangnya.

SMA Negeri 1 Slawi

Selain itu, lanjut Alissa, mengungkapkan ada dua narasi besar yang dikampanyekan oleh kelompok-kelompok jihadis. Pertama, umat Islam Indonesia sedang tertindas. Baginya itu tidak lah jelas karena orang Islam Indonesia memiliki ekspresi keagamaan yang besar di Indonesia.

  

“Yang kedua, hanya ada satu Islam yaitu Islam yang murni. Praktik Islam di Indonesia dianggap tidak murni dan harus dimurnikan,” ungkapnya.

Lebih jauh, Putri Sulung KH Abdurrahman Wahid itu menyebutkan bahwa narasi-narasi tersebut berujung dan mengajak umat Islam untuk memusuhi demokrasi, masyarakat yang ada saat ini, dan sesama muslim yang tidak sejalan dengan mereka. Oleh karena itu, permusuhan antar sesama umat Islam tidak terhindarkan lagi. (Muchlishon Rochmat/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

SMA Negeri 1 Slawi Fragmen SMA Negeri 1 Slawi

SMA Negeri 1 Slawi. Alissa Wahid Paparkan Cara Menangkal Kelompok Ekstremis di SMA Negeri 1 Slawi ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs SMA Negeri 1 Slawi sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik SMA Negeri 1 Slawi. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan SMA Negeri 1 Slawi dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock