Sabtu, 08 April 2017

Pilkada Serentak, Nahdliyin Jangan Mau Diintimidasi dan Terintimidasi

Jakarta, SMA Negeri 1 Slawi. Dalam hitungan jam, Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2017 akan dimulai di 101 daerah, Rabu (15/2/2017) besok. Warga NU (Nahdliyin) di seluruh Indonesia yang menjadi mayoritas agar menggunakan hak pilihnya secara bertanggung jawab dan mandiri. Jangan mau diintimidasi maupun terintimidasi oleh kelompok-kelompok tertentu.

Pilkada Serentak, Nahdliyin Jangan Mau Diintimidasi dan Terintimidasi (Sumber Gambar : Nu Online)
Pilkada Serentak, Nahdliyin Jangan Mau Diintimidasi dan Terintimidasi (Sumber Gambar : Nu Online)

Pilkada Serentak, Nahdliyin Jangan Mau Diintimidasi dan Terintimidasi

Hal itu ditekankan oleh Ketua Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) H Rumadi Ahmad saat dihubungi SMA Negeri 1 Slawi, Selasa (14/2) di Jakarta.

Rumadi menilai, partisipasi aktif warga NU dalam pesta demokrasi merupakan bagian dari tanggung jawab konstitusional yang harus ditunaikan.

“Ini juga bagian dari upaya menjaga negara dalam memilih pemimpinnya. Segala kepentingan dalam proses Pilkada sudah pasti ada. Namun, warga NU jangan mau diintimidasi dan terintimidasi,” tegas Rumadi.

Selain menggunakan hak pilih, dia juga mendorong masyarakat agar berpartisipasi aktif menjaga agar Pilkada berjalan dengan damai dan lancar melalui langkah-langkah yang positif.?

SMA Negeri 1 Slawi

Hal ini bisa dilakukan lewat media sosial agar tidak menyebarkan dan tidak terpengaruh oleh informasi-informasi palsu (hoax) terkait pelaksanaan Pilkada yang dapat memunculkan suasana tidak kondusif.

SMA Negeri 1 Slawi

Pria yang juga salah seorang Komisioner di Komisi Informasi Pusat (KIP) ini tidak menampik segala kemungkinan yang bakal terjadi pasca Pilkada. Sebab itu ia mengimbau kepada masyarakat jangan mau dibawa-bawa dalam pusaran konflik kepentingan politik sesaat.

“Pada umumnya masyarakat tenang dan damai-damai saja terkait Pilkada. Saya tidak yakin mereka (masyarakat) akan terus-terusan ribut. Konflik hanya dibuat oleh mereka yang mempunyai kepentingan. Masyarakat jangan mau dibawa-bawa,” ucap Rumadi.

Menurut keterangan KPU RI, Pilkada serentak 2017 terselenggara di 101 daerah dengan rincian di 7 provinsi memilih Gubernur dan Wakil Gubernur, 76 kabupaten memilih Bupati dan Wakil Bupati, serta 18 kota memilih Walikota dan Wakil Walikota. (Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

SMA Negeri 1 Slawi Daerah, Sejarah, Meme Islam SMA Negeri 1 Slawi

SMA Negeri 1 Slawi. Pilkada Serentak, Nahdliyin Jangan Mau Diintimidasi dan Terintimidasi di SMA Negeri 1 Slawi ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs SMA Negeri 1 Slawi sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik SMA Negeri 1 Slawi. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan SMA Negeri 1 Slawi dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock