Rabu, 27 April 2016

Abdul Munim: Empat Tokoh Penulis NU

Jakarta, SMA Negeri 1 Slawi. Sejak tahun 1980-an, tak ada ormas atau partai politik yang dikaji dan ditulis begitu serius dan luas seperti NU, kata Wakil Sekjen PBNU H Abdul Mun’im DZ.

Abdul Munim: Empat Tokoh Penulis NU (Sumber Gambar : Nu Online)
Abdul Munim: Empat Tokoh Penulis NU (Sumber Gambar : Nu Online)

Abdul Munim: Empat Tokoh Penulis NU

“Kajian itu luar biasa, sejak tahun 80. Jumlahnya ratusan, bahkan ribuan. Baik yang ditulis orang NU, orang luar NU dan penulis luar negeri,” ujar di kantor redaksi SMA Negeri 1 Slawi, Jakarta, Selasa (24/4). 

Akan tetapi, memahami NU dari buku, setidaknya, bisa dikaji dari karya empat orang, yaitu karya-karya KH Wachid Hasyim, KH Saifuddin Zuhri, KH Abdurahman Wahid, dan H. Mahbub Djunaidi. 

SMA Negeri 1 Slawi

“Karakter dasar NU, tercermin dalam tulisan orang-orang itu. NU dipahami dari AD/ART, susah kan? Karena itu, kita bisa ketahui dari sikap dan prilaku tokoh-tokoh itu,” ungkapnya. 

Penulis buku Piagam Kebangsaan ini memaparkan karakter tulisan empat tokoh tersebut memang berbeda-beda.

SMA Negeri 1 Slawi

“Kiai Saifuddin lebih detail ke ceritanya. Memang seperti  jurnalis investigatif. Kalau Mahbub, dimensi kritisnya, tajam dan berani. Kalau Gus Dur, tajam analisa dan pemetaan masalah. Sementara Kiai Wachid jernih memetakan masalah dan memberikan perspektif ke depan,” katanya. 

Meski demikian, bukan tidak penting membaca buku-buku tentang NU yang ditulis orang luar, “Tapi tidak pas. Kadang membantu, kadang tidak. Dan kadang-kadang malah mengganggu karena tidak tahu karakter NU tadi. Mereka sering bias melihat NU,” tegasnya.

Abdul Mun’im menambahkan, misalnya para penulis dari luar sering  menulis dan memandang politik NU salah. Padahal politik NU selama ini, terbukti dalam sejarah paling relevan dan tepat. 

“Buktinya NU selalu besar, utuh dan tetap berpengaruh sampai saat ini. Kalau NU melakukan kesalahan politik, ya sudah hancur sejak awal. Misalnya ketika NU memutuskaan asas Pancasila, itu dicaci banyak orang, di tahun 83. Tapi itu terbukti pilihan tepat,” pungkasnya.  

Redaktur : A. Khoirul Anam

Penulis     : Abdullah Alawi

Dari Nu Online: nu.or.id

SMA Negeri 1 Slawi IMNU, Pesantren, Ubudiyah SMA Negeri 1 Slawi

SMA Negeri 1 Slawi. Abdul Munim: Empat Tokoh Penulis NU di SMA Negeri 1 Slawi ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs SMA Negeri 1 Slawi sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik SMA Negeri 1 Slawi. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan SMA Negeri 1 Slawi dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock