Suatu sore, sambil menunggu buka puasa, dua orang santri terlibat obrolan di teras asrama. Tema obrolan tidak teratur, ngalor-ngidul, dari soal pelajaran ngaji, pilkada, sampai tentang kuburan.
“Kang, menurutmu ‘Jakarta’ itu kalimah isim atau kalimah fi’il?” Tanya Karmin kepada Salim, rekannya yang terkenal pintar ilmu nahwu.
| Jakarta Bukan Kalimah Isim (Sumber Gambar : Nu Online) |
Jakarta Bukan Kalimah Isim
“Ya jelas isim-lah…”SMA Negeri 1 Slawi
“Salah…!”“Jakarta itu isim (kata benda), persisnya isim ‘alam karena menunjukkan nama daerah. Keterangannya sudah sangat jelas di kitab-kitab nahwu,” papar Salim berargumentasi.
SMA Negeri 1 Slawi
“Keliru! ‘Jakarta’ itu fi’il.”“Kok bisa?”
“Jakaro-jakarô-jakarû jakarot-jakarotâ-jakarna jakarta-jakartuma-jakartum... Tuh kan, ‘Jakarta’ itu fi’il, persisnya fi’il madli mabni ma’lum.”
“Sontoloyo!” (Mahbib)Dari Nu Online: nu.or.id
SMA Negeri 1 Slawi Olahraga, Pertandingan, IMNU SMA Negeri 1 Slawi
