Kamis, 17 Desember 2015

LPNU Perluas Akses Permodalan BMT NU

Jakarta, SMA Negeri 1 Slawi. Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU) melakukan koordinasi dengan lembaga keuangan di lingkungan NU yang meliputi Baitul Mal wa Tamwil (BMT), Koperasi Jasa Keuangan Syariah (KJKS), dan Koperasi Simpan Pinjam (KSP) dari berbagai propinsi di Indonesia di Jakarta, 30 Mei-1 Juni.?

Ketua LPNU H Mustolihin Madjid mengatakan, koordinasi tersebut merupakan upaya untuk memperkuat kinerja lembaga keuangan tersebut dalam mendukung perekonomian masyarakat.

LPNU Perluas Akses Permodalan BMT NU (Sumber Gambar : Nu Online)
LPNU Perluas Akses Permodalan BMT NU (Sumber Gambar : Nu Online)

LPNU Perluas Akses Permodalan BMT NU

Ia menegaskan, beberapa BMT berhasil meningkatkan aset dan nasabahnya, seperti BMT Gapura di Madura yang asetnya kini mencapai 30 milyar dengan nasabah mencapai 55 ribu orang. Hal yang sama dialami oleh BMT NU Sejahtera (NUS) Semarang yang asetnya beberapa waktu lalu sekitar 100 milyar, kini meningkat menjadi 160 milyar. Selain sejumlah BMT yang telah eksis, ia menerangkan, LPNU telah mendorong berdirinya BMT baru yang terbukti sukses beroperasi.

SMA Negeri 1 Slawi

Untuk memperluas pembiayaan, pihaknya telah menggandeng sejumlah institusi keuangan besar yang bersedia membantu pendanaan lembaga-lembaga keuangan tersebut, sesuai dengan kebutuhan pembiayaan nasabah, mulai dari 500 ribu sampai dengan 20 juta keatas.

Wakil Ketua Umum PBNU H As’ad Said Ali sangat mendukung upaya yang dilakukan LPNU, yang merupakan bagian dari program kemandirian NU.?

SMA Negeri 1 Slawi

“Program ini merupakan bagian dari upaya kemandirian NU yang pada 2026,” paparnya.?

Ia merujuk pada pasal 33 UUD 1945 sebagai upaya untuk penguatan perekonomian nasional, yang harus dilakukan secara bersama-sama antara berbagai pihak. “Pemerintah tak bisa sendiri, pengusaha juga tidak bisa sendiri,” tandasnya.

Koperasi, katanya, sebagai salah satu sokoguru ekonomi Indonesia belum bisa sepenuhnya disebut sebagai usaha yang sebenarnya karena tingkat keuntungan yang diberikan kepada anggota rata-rata belum memadai, sebagaimana di negara-negara yang sudah matang seperti Finlandia atau Swedia. Ia berharap program ini bisa dilakukan secara serius sehingga memperoleh hasil yang maksimal. (mukafi niam)?

Ilustrasi: Kantor BMT NU Sejahtera Semarang



Dari Nu Online: nu.or.id

SMA Negeri 1 Slawi Hikmah, Pahlawan, Kyai SMA Negeri 1 Slawi

SMA Negeri 1 Slawi. LPNU Perluas Akses Permodalan BMT NU di SMA Negeri 1 Slawi ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs SMA Negeri 1 Slawi sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik SMA Negeri 1 Slawi. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan SMA Negeri 1 Slawi dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock