Jumat, 24 Juli 2015

Mursyid Thariqah Qadiriyah wa Naqsabandiyah, Gus Mad Cabean Wafat

Pasuruan,? SMA Negeri 1 Slawi. KH Ahmad Ali Bahruddin, salah satu ulama thariqah, mursyid Thariqah Qadiriyah wa Naqsabandiyah, yang juga pengasuh PP At Taqwa Cabean, ? Kraton, ? Pasuruan meninggal dunia, pada Sabtu (13/5) pagi, sekitar 08.30 Wib di RS Saiful Anwar, Malang.?

Kiai bersahaja yang biasa dipanggil Gus Mad Cabean ini membina ribuan jamaah thariqah dan santri pesantren di kawasan Desa Cabean, sekitar 15 km dari pusat Kota Pasuruan.?

Mursyid Thariqah Qadiriyah wa Naqsabandiyah, Gus Mad Cabean Wafat (Sumber Gambar : Nu Online)
Mursyid Thariqah Qadiriyah wa Naqsabandiyah, Gus Mad Cabean Wafat (Sumber Gambar : Nu Online)

Mursyid Thariqah Qadiriyah wa Naqsabandiyah, Gus Mad Cabean Wafat

"Beliau wafat karena sakit yang cukup lama dan sempat dirawat beberapa hari terakhir di rumah sakit," ungkap H Misbahul Munir, ? Wakil Sekretaris PWNU Jawa Timur yang masih kerabat almarhum.?

Terlahir dengan nama Ismail, ? Gus Mad yang juga Mustasyar PCNU Kabupaten Pasuruan ini tercatat ulama yang masih cucu keponakan ulama besar, ? waliyullah KH Ali Masud (Mbah Ud) Pagerwojo Sidoarjo.?

SMA Negeri 1 Slawi

Masa mudanya, dihabiskan untuk nyantri pada KH. Abdul Hamid alias Mbah Hamid Pasuruan yang dikenal sangat dekat dengan Mbah Ali Masud Pagerwojo. Nama Muhammad Ali Bahruddin adalah nama pemberian sang guru, KH Abdul Hamid saat Ismail muda masih mondok di Pesantren Kebonsari, ? Pasuruan.?

SMA Negeri 1 Slawi

Mbah Hamid sangat menginspirasi almarhum dalam banyak hal, termasuk saat akan menikah, mengasuh pesantren hingga membina jamaah thariqah.

Pesantrennya dikenal dengan sebutan PESAT CAKAP, akronim dari Pesantren Attaqwa Cabean Kraton Pasuruan ini bahkan pernah menjadi tempat Muktamar Jamiyyah Ahli Thariqah Almutabarah Annahdliyah pada tahun 1990an saat jamiyyah ini masih dipimpin oleh Almarhum KH. Idham Cholid.?

Gus Mad menikah di usia 21 tahun, dan Allah memberi rejeki anak yang sangat berlimpah hingga 49 anak dari empat istri. Mereka semua kini menyebar di berbagai daerah untuk meneruskan perjuangan menyebar kedamaian Islam Ahlus Sunnah Wal Jamaah melalui pesantren, majelis talim, thariqah dan lembaga pendidikan.?

Mautul Alim, mautul alam, ? satu orang berilmu mati, ? alam terasa gelap mati. Tugas kita menjaga keabadian cahaya ilmu para ulama, yang satu demi satu telah meninggalkan kita. (Ahj/Zunus)

Dari Nu Online: nu.or.id

SMA Negeri 1 Slawi Budaya SMA Negeri 1 Slawi

SMA Negeri 1 Slawi. Mursyid Thariqah Qadiriyah wa Naqsabandiyah, Gus Mad Cabean Wafat di SMA Negeri 1 Slawi ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs SMA Negeri 1 Slawi sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik SMA Negeri 1 Slawi. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan SMA Negeri 1 Slawi dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock