Kamis, 11 Desember 2014

PBNU Dorong Hasil Munas Jadi Perhatian Utama Pemerintah

Mataram, SMA Negeri 1 Slawi. Wakil Ketua Lembaga Bahtsul Masail Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LBM PBNU) KH Abdul Moqsith Ghazali menuturkan, PBNU akan terus mendorong agar hasil Musyawarah Nasional NU menjadi perhatian utama pemerintah, terutama terkait dengan persoalan yang bisa menimbulkan dampak yang sangat merusak seperti ujaran kebencian. 

“Seperti semakin tersebarnya ujaran kebencian. Itu bukan hanya problem NU, itu adalah problem bangsa ini,” ucapnya kepada SMA Negeri 1 Slawi di Pesantren Darul Qur’an Lombok Barat, Sabtu (25/11).

Dosen UIN Jakarta itu menyebutkan, Indonesia sudah memiliki peraturan terkait dengan ujaran kebencian seperti KUHP, Undang-Undang ITE, dan lainnya. Namun ia menyayangkan, banyak para penegak hukum yang masih ragu dalam menindak kasus ujaran kebencian tersebut. 

PBNU Dorong Hasil Munas Jadi Perhatian Utama Pemerintah (Sumber Gambar : Nu Online)
PBNU Dorong Hasil Munas Jadi Perhatian Utama Pemerintah (Sumber Gambar : Nu Online)

PBNU Dorong Hasil Munas Jadi Perhatian Utama Pemerintah

“Orang yang melakukan ujaran kebencian misalnya adalah tokoh agama,” ucapnya.

Para penegak hukum tersebut terkesan ragu dan tidak mudah dalam memutus kasus ujaran kebencian yang dilakukan oleh tokoh agama karena dikhawatirkan memiliki dampak politik dan sosial. 

Ia berpendapat, seharusnya penegak hukum tidak perlu memandang siapa yang melakukan ujaran kebencian karena ujaran kebencian itu adalah bagian daripada kriminal. Bahkan hasil bahtsul masail Munas Alim Ulama NU 2017 di Lombok memutuskan untuk menaikkan status ujaran kebencian dari maksiat menjadi tindakan pidana. 

SMA Negeri 1 Slawi

“Yang sanksi hukumnya bisa ditentukan oleh pemerintah,” jelasnya.

Ia menilai, sesungguhnya peraturan perundang-undangan yang ada terkait dengan ujaran kebencian sudah cukup memadahi. Namun, jika itu tidak memberikan efek jera kepada pelaku ujaran kebencian maka sanksi hukumnya harus dinaikkan. 

“Setelah dinaikkan kemudian melipatgandakan usaha agar penegak hukum bisa menindak secara tegas terhadap pelaku ujaran kebencian,” tutur alumni Pesantren Salafiyah Syafiiyah Sukorejo Situbondo itu. (Muchlishon Rochmat)

SMA Negeri 1 Slawi

Dari Nu Online: nu.or.id

SMA Negeri 1 Slawi News SMA Negeri 1 Slawi

SMA Negeri 1 Slawi. PBNU Dorong Hasil Munas Jadi Perhatian Utama Pemerintah di SMA Negeri 1 Slawi ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs SMA Negeri 1 Slawi sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik SMA Negeri 1 Slawi. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan SMA Negeri 1 Slawi dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock