Kamis, 10 Mei 2012

Pilkada Serentak, Masyarakat Diimbau Serentak Tolak Politik Uang

Pringsewu, SMA Negeri 1 Slawi. Ketua Komisi Fatwa MUI Provinsi Lampung KH Munawir mengingatkan kepada para pemilih Pilkada serentak di Provinsi Lampung untuk menolak praktik money politic atau politik uang jika ada salah satu calon melakukannya.

"Imam Nawawi dalam Kitab Raudlotut Tholibin Juz 7 halaman 129 menjelaskan bahwa risywah (suap) hukumnya haram dan hibah (pemberian) hukumnya di perbolehkan," katanya mengawali penjelasan tentang perbedaan suap dan pemberian, Kamis (27/10).

Pilkada Serentak, Masyarakat Diimbau Serentak Tolak Politik Uang (Sumber Gambar : Nu Online)
Pilkada Serentak, Masyarakat Diimbau Serentak Tolak Politik Uang (Sumber Gambar : Nu Online)

Pilkada Serentak, Masyarakat Diimbau Serentak Tolak Politik Uang

Maka menurutnya, para pemilik suara pada ajang Pilkada harus dapat membedakan antara mana yang dikatakan suap dan mana yang dikatakan pemberian.

"Kalau pemberian (hibah) adalah suatu pemberian secara mutlak dari seseorang dengan tidak mengharap sesuatu dari orang yang diberi. Yang di harapkan adalah pahala dari Allah semata," jelasnya ketika ditemui dikediamannya di Kecamatan Sukoharjo Pringsewu.?

SMA Negeri 1 Slawi

Sementara suap atau risywah lanjut Kiai Muda yang juga Ketua Bahtsul Masail Pondok Pesantren Se-Provinsi Lampung ini adalah suatu pemberian dengan membawa maksud tertentu agar yang diberi memberi sebuah balasan.

"Sekarang sering diistilahkan oleh masyarakat dengan NPWP,? nomor piro wani piro," ujarnya diiringi ajakan untuk menghindari praktek tersebut karena bertentangan dengan hukum Agama.

Kecenderungan saat ini menurutnya masyarakat telah mulai menganggap politik uang sebagai suatu kelaziman. Para pemilik suara cenderung masa bodoh terhadap dampak buruk yang muncul dari sikap tersebut baik bagi dirinya dan masa depan daerahnya.

Menurutnya para calon yang melakukan money politic kemungkinan besar memiliki niatan buruk untuk melakukan korupsi ketika nantinya memimpin. Disamping juga akan muncul konflik ditengah masyarakat antar pendukung pasangan.

SMA Negeri 1 Slawi

Oleh karenanya, ia mengimbau umat Islam khususnya di beberapa Kabupaten yang akan menggelar Pilkada pada 15 Februari 2017 mendatang untuk berhati-hati dengan godaan ini.?

"Termasuk dengan upaya adu domba, fitnah dan black campaign dari sejumlah pihak yang akan merusak kerukunan dalam masyarakat," pungkasnya. (Muhammad Faizin/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

SMA Negeri 1 Slawi Anti Hoax SMA Negeri 1 Slawi

SMA Negeri 1 Slawi. Pilkada Serentak, Masyarakat Diimbau Serentak Tolak Politik Uang di SMA Negeri 1 Slawi ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs SMA Negeri 1 Slawi sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik SMA Negeri 1 Slawi. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan SMA Negeri 1 Slawi dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock