Sabtu, 07 Juni 2014

Batik NU Khas Jawa Tengah Diluncurkan

Semarang, SMA Negeri 1 Slawi. Pengurus Wilayah Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU) Jawa Tengah meluncurkan batik NU khas provinsi setempat. Batik berwarna hijau kombinasi dengan motif ala Jateng ini didesain dengan mempertimbangkan makna serta filosofinya.

Batik NU Khas Jawa Tengah Diluncurkan (Sumber Gambar : Nu Online)
Batik NU Khas Jawa Tengah Diluncurkan (Sumber Gambar : Nu Online)

Batik NU Khas Jawa Tengah Diluncurkan

Peluncuran ditandai dengan pengibasan kain batik oleh Ketua Pengurus Wilayah NU (PWNU) Jateng Abu Hafsin dalam rangkaian acara halaqah regional bertema “Peran NU dalam Mengawal Implementasi UU Desa” di Semarang, Sabtu (15/11).

"Berdasarkan rapat pleno tanfidziyah dan syuriah PWNU, batik ini sudah dipatenkan sebagai batik resmi NU Jateng dan akan dipakai di setiap acara NU pada semua tingkatan," kata Ketua LPNU Adi Setiawan.

SMA Negeri 1 Slawi

 

Gagasan memproduksi batik NU, imbuh dia, dilandasi oleh banyaknya pengurus NU di daerah yang membuat desain batik sendiri tanpa makna yang jelas. Kader LPNU pun lalu membuat kreasi baru dengan menonjolkan makna tersebut.

 

SMA Negeri 1 Slawi

Ia mengatakan batik NU ini berwarna hijau kombinasi dengan ciri khasnya terlihat pada motif  yang terdiri dari 9 gambar khas Jateng. Antara lain, siluet terompah Nabi, gunungan, logo resmi  NU, motif parang, motif kawung, motif sotong-sotongan, rujak beling, mustaka masjid, motif udan liris, dan motif ukel.

 

Dijelaskan Adi, Siluet terompah nabi bermakna sebagai karomah Nabi yang akan membawa kebaikan bagi yang mengenakannya. Motif gunungan adalah gunungan dalam cerita pewayangan yang mempunyai arti kehidupan dan alam ujungnya. Motif Parang melambangkan keagungan dan kredibilitas.

 

Motif kawung, lanjutnya, melambangkan kolang kaling yang berarti hasil dari usaha dan perjuangan. Motif sotong bermakna kekuatan amar maruf nahi mungkar. Sedangkan Mustaka masjid menunjukkan ilustrasi masjid yang berfungsi sebagai tempat ibadah juga sebagai sarana sosial dan edukasi yang menampung embrio komunitas muslim.

 

"Sedangkan motif udan liris melambangkan kedamaian, keteguhan, berkah, tentram. Terakhir motif ukel digambarkan dengan tanaman merambat mengartikan kehidupan yang bertumbuh dan berkembang," terang Adi.

 

Menurut Ketua LPNU Adi Setiawan, batik tersebut menjadi batik resmi NU Jawa Tengah sekaligus produk dari LPNU yang akan dipasarkan ke daerah-daerah se Jawa Tengah. Setelah diluncurkan, PW LPNU Jateng mendistribusikan batik tersebut kepada 35 pengurus cabang LPNU yang hadir untuk dipasarkan. Satu potong kain batik dipasarkan dengan bandrol harga Rp 80.000.

Dalam acara yang dihadiri Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan Rais syuriyah dan Ketua Tanfidziyah PCNU se-Jateng itu, diluncurkan juga website resmi PWNU Jateng yang berlamat nujateng.com. (Qomarul Adib/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

SMA Negeri 1 Slawi Kyai SMA Negeri 1 Slawi

SMA Negeri 1 Slawi. Batik NU Khas Jawa Tengah Diluncurkan di SMA Negeri 1 Slawi ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs SMA Negeri 1 Slawi sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik SMA Negeri 1 Slawi. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan SMA Negeri 1 Slawi dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock