Sabtu, 20 Februari 2010

PMII Polman Turut Peringati Haul Keempat Gus Dur

Polewali Mandar, SMA Negeri 1 Slawi. Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat memperingati haul keempat KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) di pelataran depan sekretariat PMII Cabang Polman, di kompleks Pekkabata pada Rabu (1/12).

PMII Polman Turut Peringati Haul Keempat Gus Dur (Sumber Gambar : Nu Online)
PMII Polman Turut Peringati Haul Keempat Gus Dur (Sumber Gambar : Nu Online)

PMII Polman Turut Peringati Haul Keempat Gus Dur

PMII mengemas haul? ini dengan beberapa kegiatan seperti Yasinan, pemutaran dokumenter Gus Dur dan taushiah yang dibawakan KH Syibli Sahabuddin mantan Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Sulawesi Barat.

Ketua PMII Cabang Polman Samsul Bahri mengatakan, melalui hal ini, mencoba mendialogkan konsep yang dibangun Gus Dur, yaitu humanisasi, menciptakan manusia yang memanusiakan dan merekontruksi tradisi ke NU-an. ?

SMA Negeri 1 Slawi

Sementara Busyra, Sekertaris umum PMII Cabang Polman, Indonesia saat ini masih jauh dari apa yang selama ini Gus Dur perjuangkan dan yang dicita-citakan Gus Dur.

SMA Negeri 1 Slawi

Busyra melanjutkan, hal ini terbukti dalam kurun waktu tahun 2013 masih banyak kekerasan yang terjadi serta masih adanya teroris yang bermunculan. ”Kita selaku umat Muslim patutlah merangkul semua kelompok minoritas tanpa membeda bedakan, karna hanya satu yang kita pertahankan sebagai warga negara, yaitu NKRI harga mati,” tegasnya.

Pernyataaan dua aktivis PMII tersebut dibenarkan oleh KH Syibli Sahabuddin dalam taushiahnya. Menurut dia, Gus Dur dalam mempertahankan pluralitas itu tidak main-main.

Menurut KH Syibli Sahabuddin, jika Gus Dur masih hidup melihat kondisi Indonesia saat ini, pasti ia kecewa karena tidak sesuai yang diharapkan. “Kita lihat sekarang korupsi sesuatu yang telanjang di mata kita. Penegakan hukum juga “semena-mena”,” tuturnya.

Ia menambahkan, hukum hari ini masih “suka-suka” orang hukum sendiri. Banyak yang tidak memenuhi keadilan masyarakat. “Padahal asas hukum itu kan harus memenuhi keadilan. Saya bisa bilang jika Gus Dur masih hidup, maka GusDur akan menangis melihat Indonesai hari ini,” tegasnya.

KH Syibli Sahabuddin juga menyinggung perdebatan yang sangat hot di jejaring sosial seperti Facebook, Twiter mengenai mengucapkan selamat Natal kepada kaum Kristiani. Sebagian orang berpendapat menngucapkannya haram dan bahkan sampai ada yang mengkafirkan.

Syibli mencoba meluruskan. Menurut dia, mengatakan yang tidak mau mengucapkan ya jangan mengucapkan. “Jadi yang tidak mau mengucapkan selamat Natal tidak perlu merasa mulia dari orang yang mengucapkan selamat Natal. Islam tidak sesederhana itu. Islam cakupannya luas,”? jelasnya.

Haul ber tema “4 Tahun Sepulang Gus Dur Apa Kabar Indonesia?”ini diahadiri pengurus dan anggota PMII Cabang Polman, Komisariat UNASMAN, Rayon UNASMAN serta IKA PMII dan Warga Nahdliyin di Polewali Mandar. (Bucci Busyra/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

SMA Negeri 1 Slawi Bahtsul Masail, Sunnah SMA Negeri 1 Slawi

SMA Negeri 1 Slawi. PMII Polman Turut Peringati Haul Keempat Gus Dur di SMA Negeri 1 Slawi ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs SMA Negeri 1 Slawi sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik SMA Negeri 1 Slawi. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan SMA Negeri 1 Slawi dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock